Danrem 071 Wijayakusuma Kenakan Pakaian Adat Banyumasan
Saat Ikuti Kirab Pusaka Dalam Rangka HUT Kabupaten Banyumas ke-449

Danrem 071 Wijayakusuma Kenakan Pakaian Adat Banyumasan Saat Ikuti Kirab Pusaka Dalam Rangka HUT Kabupaten Banyumas ke-449
Foto: Dok. Penrem 07 Wijayakusuma

PURWOKERTO Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam rangka mengikuti dan menghadiri prosesi kirab pusaka Banyumas Hari Jadi Ke-449 Kabupaten Banyumas, Minggu (16/2/2020) kenakan Beskap Banyumasan.

Pakaian tradisional Banyumasan seperti lancingan, bebed wala, pinjungan, iketan, nempean dan lainnya yang biasa dipakai masyarakat umum. Beskap untuk pria dan Nyamping untuk wanita yang dipakai dikalangan masyarakat tertentu khususnya dikalangan priyayi, pada jaman sekarang hanya dipakai pada acara tertentu.

Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Anita Dani Wardhana pada pergelaran kirab prosesi pusaka Hari Jadi Ke-449 Kabupaten Banyumas Tahun 2020,  mengenakan pakaian tradisional Banyumasan Beskap Lancingan dan ibu mengenakan Nyamping.

Kolonel Dani mengenakan tutup kepala berupa Blangkon, baju beskap dan bawahannya kain jarit (batik) serta asesoris semacam rantai yang dikenakan di dada menjurai ke saku baju beskap. Sedangkan ibu Anita, mengenakan beskap warna hitam dipadu dengan kain jarik batik motif kembang berwarna hitam bawahannya dan dipadu asesoris wanita berupa tusuk konde warna emas.

Dengan mengenakan pakaian tradisional Banyumasan, Danrem 071/Wk bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 berjalan berdampingan dan beriringan bersama barisan Bupati Banyumas beserta ibu, Wakil Bupati Banyumas beserta ibu serta Forkopimda Banyumas setelah dilaksanakannya tradisi pemberangkatan kirab pusaka oleh Bupati Banyumas.

Baca juga

Tulis komentar dibawah ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Powered by