BREBES Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan, IPM diharapkan bisa menjadi teladan bagi organisasi lainya. Harapan tersebut disampaikanya saat memberi sambutan dan membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Pelajar MUhammadiyah (IPM) Jawa Tengah di gedung eks Kawedanan Bumiayu, Sabtu (06/03/2020).

Konferwil PW IPM Jawa Tengah ini sendiri dilaksanakan 5 sampai dengan 8 Maret 2020 di SMK Muhammadiyah 1 Bumiayu (Mutu Bumi), namun pembukaanya sendri dilakukan di gedung eks Kawedanan Bumiayu.

Dalam sambutanya Wakil Gubernur mengatakan, IPM harus membuat program-program yang jelas sehingga kedepan IPM memiliki pijakan dalam menjalankan organisasinya.

Taj Yan mengatakan, dalam tubuh manusia diberi akal dan pikiran serta kecerdasan. Namun, kecerdasan tidak muncul begitu saja tanpa adanya literasi.

“Tidak cukup dengan literasi saja, literasi juga harus diamalkan,” kata orang nomor dua di Jawa Tengah ini.

Taj Yasin berpesan kepada IPM untuk berkontribusi dan menjadi teladan bagi organisasi lainya.

Senada dengan Taj Yasin, Sekjen PP IPM, Furqon Ramli mengatakan, manivesto dari literasi adalah karya. Dalam konferensi dilakukan evaluasi sejauh mana karya yang telah dilakukan sejauh ini. “Bagaimana sumbangsih yang akan dilakukan kedepan,” katanya.

Furqon mengatakan, gerakan Muhammadiyah sejauh ini masih kuat pada tatanan struktural saja, karena itu perlu dipikirkan bersama bagaimana memaksimalkan gerakan dan melahirkan aksi yang lebih baik lagi.

Panitia Konferwil PW IPM Jawa Tengah, Tejo mengatakan, acara pembukaan konferwil didahului dengan pawai taaruf yang diikuti seluruh peserta konferwil dari SMK Mutu Bumi ke gedung eks Kawedanan.

“Setelah acara pembukaan dilakukan seminar dan rapat pleno,” kata Tejo. Selain itu juga dilakukan pembahasan persiapan muswil dan evaluasi kinerja selama satu periode.

Selain itu, juga akan dibahas langkah-langkah ke depan yang akan dilakukan PW IPM Jawa Tengah.

Semetara, dalam Konferwil PW IPM Jawa Tengah ini diikuti oleh 32 daerah dari 35 daerah di Jawa Tengah. Peserta total sebanyak 91 pelajar. “Setiap daerah mewakilkan 3 pelajar,” kata Tejo. (Yd)

Judul berita diatas: IPM diharapkan bisa menjadi teladan

Leave a Reply

  • (not be published)