Lagi, Warga Demo Tuntut Pembongkaran Underpass Adisana

PortalPantura.com, Brebes – Seribuan warga Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes kembali menggelar demo yang mereka sebut aksi damai untuk menuntut pembongkaran underpass lama Adisana.

Underpass Adisana sendiri diatasnya merupakan jalur double track kereta api,

Warga yang datang dari setiap perdukuhan tersebut berjalan kaki dari rumah menuju underpass sambil membawa poster bernada tuntutan pembongkaran underpass lama. Di lokasi, warga menyerukan tuntutan pembongkaran.

Satu persatu pendemo berorasi di depan massa menggunakan pengeras suara yang telah dipersiapkan sebelumnya. Disela-sela orasi, jalanya demo diselingi dengan hiburan musik dangdut dari organ tunggal dan calung. Warga yang mau berorasi di mimbar, diberi doorprize oleh panitia aksi.

Saat aksi berlangsung akses jalan Adisana-Cilibur ditutup total karena seluruh badan jalan dipenuhi massa baik anak-anak sampai orang dewasa. Warga yang hendak ke Cilibur maupun Bumiayu yang biasa melintas di jalan tersebut terpaksa mengalihkan rute kendaraanya kejalur lain meskipun jauh.

Salah seorang pendemo, Afifudin mengatakan, aksi yang dilakukan tersebut karena underpass lama kondisinya sempit dibanding dengan underpass baru yang berada berdempetan. Kondisi ini sering menyebabkan kecelakaan, bahkan berakhir maut karena beda lebar antara underpass lama dengan underpass baru.

“Kami tetap menuntut underpass dibongkar karena sering terjadi kecelakaan dan menimbulkan banyak permasalahan yang mengganggu aktifitas warga,” kata Afifudin.

Tokoh Pemuda Adisana, Edo menuturkan, aksi damai yang diikuti seribuan massa tersebut merupakan murni aspirasi warga yang menginginkan pembongkaran underpass lama.

“Aksi yang kita lakukan benar-benar aspirasi masyarakat dan bukan oleh elemen-elemen atau unsur lain. Jadi aksi ini murni oleh seluruh masyarakat Adisana,” tutur Edo.

Sebelumnya, pada Sabtu (16/11/2019) warga Adisana juga melakukan aksi damai dengan melukis mural di dinding underpass Adisana. Aksi tersebut dilakukan untuk mengubah kesan angker underpass Adisana karena ditempat tersebut sering terjadi kecelakaan. Selain aksi mural, warga juga melakukan orasi dan pembacaan puisi di samping underpass.

Tuntutan warga agar underpass lama Adisana dibongkat telah lama didengungkan. Pada Senin (28/10/2019) silam warga dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah bertemu untuk audiensi. Saat itu, warga menuntut underpass lama harus segera dibongkar karena membahayakan. Menanggapi tuntutan warga tersebut, perwakilan PT KAI, Yofi Okta Riza, mengatakan, pembongkaran underpass lama Adisana paling cepat tahun 2020. (*)

Recommended For You

Tulis komentar dibawah ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Powered by