Milyaran Rupiah Akan Dikucurkan Untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Brebes

BREBES – Untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Brebes, Kementerian Pertanian RI akan mengucurkan dana milyaran rupiah. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai Program Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu di Lahan Kering (Dry Land).

“Program ini akan dilaksanakan secara multiyear dari 2021 hingga 2025,” kata Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH usai sosialisasi progragram tersebut di aula kantor Kecamatan Bumiayu, Kamis (23/01/2020).

Program yang akan di laksanakan di 17 kecamatan se Kabupaten Brebes ini juga untuk meningkatkan pendapatan petani melalui pengembangan infrastruktur lahan dan air. Selain itu, dilakukan pengembangan sistem agribisnis dan penguatan sistem kelembagaan pertanian.

Dari program Kementerian Pertanian RI ini untuk rehabilitasi jaringan irigasi tersier, pembangunan embung, dan pembangunan perpipaan untuk mendukung pertanian.

Program Pengembangan Pertanian terpadu ini didasari dengan kenyataan menurunya luas lahan pertanian akibat alih fungsi dari pertanian ke non pertanian. Kondisi ini secara langsung menurunkan produktifitas pertanian.

“Kabupaten Brebes dikenal dengan produksi bawang merah dan padinya, namun produktivitasnya perlu ditingkatkan,” imbuh Bupati.

Untuk meningkatkn produktivitas pertanian, ijar Idza, perlu dukungan stakeholder seperti pemerintah desa, kecamatan, maupun dinas-dinas terkait.

Di Kabupaten Brebes sendiri, berdasarkan data yang ada, luar lahan sawah pada tahun 2018 sebanyak 63.463 hektar. Sebagian besar lahan persawahan ini ditanami padi.

Selain persawahan, lahan di Kabupaten Brebes juga ada yang berupa ladang untuk memenuhi kebutuhan beras. Luas ladang yang ditanami padi seluas 1.305 hektar.

Lahan pertanian di Kabaten Brebes juga ditanami tanaman palawija, jenis yang banyak ditanam adalah jagung. (*)

Baca juga

Tulis komentar dibawah ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Powered by