Pemukiman dan Lahan Pertanian Terendam
Banjir Diawal Tahun

PortalPantura.com, Brebes – Hujan deras sejak Selasa (29/12/2019) lalu mengakibatkan pemukiman dan lahan pertanian terendam air. Selan itu, tanggul sungai juga jebol.

Pemukiman yang terendam air berada di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Air yang merendam pemukiman penduduk itu karena luapa sungai Kluwut yang banjir.

“Ada 400 rumah yang terendam air banjir,” kata Kepala Desa Kluwut Zaenal Arifin seperti dilansir salah satu laman yang terbit di daerah Pantura. Akibat peristiwa ini, lanjut Zaenal, puluhan warga mengungsi ke rumah saudara maupun tetangga yang tidak terkena genangan air banjir.

Air banjir yang menggenangi pemukiman warga memiliki tinggi 20 centimeter hingga satu meter.

Hujan juga merendam tanaman bawang merah yang masih berusia beberapa hari di Kecamatan Wanasari, Brebes seperti Desa Lengkong, Sisalam, Sidamulya, Tanjungsari, Sigentong, dan Siasem.

Salah seorang petani menyebut, tanaman bawang yang terendam rata-rata berusia satu bulan, sehingga kemungkinan terjadi gagal panen.

“Jika gagal panen, petani akan menanggung kerugian jutaan rupiah,” kata Petani. Kerugian tersebut karena tanaman bawang merah sudah dipupuk dan biaya-biaya lainya.

Lahan pertanian di Kecamatan Tanjung, Brebes juga terancam terendam banjir. Pasalnya, sungai Soga jebol pada Rabu (1/1/2020) kemarin. Salah seorang warga setempat mengatakan, jebolnya tanggul karena debit air sungai yang meningkat. Agar air sungai tidak masuk ke lahan pertanian maupun pemukiman, warga berinisiatif menutup tanggul yang jebol tersebut dengan karung berisi tanah.

“Kalau tidak dibikin tanggul maka lahan pertanian kami bisa terrendam air,” kata Petani. (*)

Recommended For You

Tulis komentar dibawah ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Powered by