Penanganan Banjir Sementara dengan Penyedotan

TINJAU BANJIR - Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie bersama rombongan meninjau banjir di Kelurahan Dampyak. Foto: Cahyo Nugroho.

SLAWI – Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie memerintahkan jajaranya untuk mengirim pompa air guna menyedot banjir yang masih menggenangi Kelurahan Dampyak.

“Penangan paling cepat adalah dengan  menyedotnya dengan pompa air dari DLH Perkimtaru maupun Damkar,” kata Ardie saat meninjau banjir di Kelurahan Damyak, Senin (27/01/2020).

Dalam peninjauanya, Ardie bertemu dengan warga terdampak banjir. Ia meminta kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Ardie menuturkan, banjir yang melanda Kelurahan Dampyak merupakan banjir yang sering terjadi setiap tahunya. Banjir yang terjadi ini disebabkan oleh meningkatnya debit air sungai serta rob.

Salah seorang warga, Wasirun mengatakan, banjir yang melanda daerahnya merupakan banjir tahunan. “Tidak hanya karena musim hujan saja, tetapi juga karena rob,” katanya.

Banjir yang menerjang Kelurahan Dampyak mulai terjadi pada Sabtu (25/01/2020) pukul 01.00 WIB. Warga yang terdanpak banjir kemudian mengungsi ke tempat yang aman seperti Masjid Al Ikhlas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji mengatakan, warga terdampak banjir mulai terserang penyakit seperti pernafasan, diare, gatal-gatal, hingga liptopirosis yang disebabkan oleh kencing tikus.

“Kami kerahkan beberapa personil dari Puskesmas terdekat serta Rumah Sakit Mitra Siaga dengan berjaga selama 24 jam,” kata Hendadi. (*)

Baca juga

Tulis komentar dibawah ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Powered by