Wakil Bupati Ingatkan Pentingnya Kebersamaan Dalam Beragaman
Perayaan Natal 2019 GKJ Slawi

Perayaan Natal 2019 GKJ Slawi

PortalPantura.com, Slawi – Indonesia menaungi 266 juta jiwa yang warganya bermacam-macam suku, agama, dan budaya. Karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersamaan dalam keberagaman.

“Takdir Tuhan untuk bangsa Indonesia adalah keberagaman dan jalan terbaik bagi bangsa ini adalah kebersatuan yang harus kita syukuri,” kata Wakil Bupati Tegal Sabililah Ardie saat memberi sambutan Perayaan Natal yang diselenggarakan oleh Gereja Kristen Jawa (GKJ) Slawi di Hotel Grand Dian Slawi pada Rabu (25/12/2019). 

Ardi mengungkapkan, dirinya telah menghimbau dan titip pesan kepada seluruh tokoh pemuka agama, tokoh masyarakat, dan elemen pembangunan lainya, supaya selalu mengedepankan semangat menjaga persatuan dan kesatuan.

Orang nomor dua di Kabupaten Tegal ini mengatakan, jika terjadi suatu permasalahan, selalu upayakan titik temu, bukan titik pisah dan mencari persamaan bukan mempertajam perbedaan.

“Sikap saling menghormati dan saling menghargai ini kita perlukan dan harus kita tanamkan sedari dini pada anak-anak kita, generasi penerus kita. Supaya kelak mereka tidak tumbuh menjadi generasi yang eksklusif, generasi jaim yang tertutup, yang membatasi lingkungan pergaulan dan pertemanannya pada etnis tertentu, kelas sosial maupun kelompok tertentu,” ucap Ardie.

Untuk merawat dan mengikat kebersamaan dan keberagaman, banyak cara yang bisa dilakukan seperti kegiatan kerja bakti membersihkan kampung, saling berbagi rejeki, menggelar bakti sosial, dan lain-lain.

Dihadapan jamaah gereja, Ardi meminta jamaah untuk memperkuat nilai toleransi, kerukunan, nilai-nilai persaudaraan diantara sesama anak bangsa, umat beragama agar nyaman, dan menumbuhkan rasa aman di masyarakat.

“Sikap saling menghormati dan saling menghargai ini kita perlukan dan harus kita tanamkan sedari dini pada anak-anak kita, generasi penerus kita. Supaya kelak mereka tidak tumbuh menjadi generasi yang eksklusif, generasi jaim yang tertutup, yang membatasi lingkungan pergaulan dan pertemanannya pada etnis tertentu, kelas sosial maupun kelompok tertentu,” kata Ardie.

Dalam Perayaan Natal tersebut, selain wakil bupati juga dihadiri oleh Forum Kerukunan Umat Beragama seperti agama Islam, Katolik, Hindu, Budha, Kong Hu Chu dan tokoh Penghayat Tuhan YME. Turut hadir Camat Slawi Eliya Hidayah, Kapolsek Slawi Dwija Utama serta Danramil Slawi Shokib. (oi/cn02tgl) 

Recommended For You

Tulis komentar dibawah ini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
Powered by