Anggota DPRD Brebes yang Masih Gunakan Mobil Dinas Dituntut Minta Maaf

Link Banner


Tuntutan permintaan maaf dilayangkan Masyarakat Peduli Aset Daerah Brebes di gedung DPRD Brebes dan Setda Brebes

Massa membentangkan spanduk di depan gedung DPRD Brebes.
(Foto: Tri H/Cnt)

BREBES - Polemik terkait masih adanya anggota DPRD Brebes yang masih menggunakan fasilitas mobil dinas terus berlanjut. Sejumlah massa yang manamakan diri 'Masyarakat Peduli Aset Daerah' Brebes menggelar aksi damai di Kantor DPRD Brebes, Jum'at (30/11/2018).

Dalam aksinya, massa meminta anggota DPRD Brebes yang masih memakai mobil dinas tersebut meminta maaf kapada masyarakat Brebes terkait indikasi dobel anggaran yang sudah terpakai bon pinjam mobil dinas.

Massa ditemui Sekretaris Dewan (Sekwan) dan beberapa staf Sekwan. Mereka menunutut anggota dewan yang bersangkutan bertanggung jawab. "Ini bukan soal kecil atau besarnya, kalau sudah memakai anggaran ya harus bertanggung jawab." Kata salah seorang massa, Handayani.

Ia mengatakan, pejabat publik seharusnya tidak memanfaatkan jabatanya untuk memperkaya diri sendiri, karena itu akan menyakiti hati rakyat.

Terpisah, Setda Brebes Emastoni Ezam menuturkan, mobil dinas yang dipakai anggota dewan yang dimaksud telah dikembalikan pada Rabu (21/11/2018) lalu. "Ini persoalnya ranah DPRD, biarlah DPRD yang menangani dan menyelesaikanya." Tuturnya.

Emastoni mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Brebes apresiasi kepada mereka yang telah melakukan koreksi terkait penggunaan mobil dinas anggota DPRD Brebes.

Seperti diketahui, anggota DPRD Brebes bernama Cahrudin masih menggunakan mobil dinasya, padahal sejak beberapa waktu lalu fasilitas mobil dinas anggota DPRD Brebes telah ditarik dan diganti dengan tunjangan transportasi sebesar Rp7 juta perbulan.
Setelah ditarik, praktis tidak ada lagi anggota dewan yang menggunakan fasilitas mobil dinas kecuali 4 pimpinan dewan. (Tri H/Crt)
Loading...
Informasi liputan, kritik dan saran hubungi:
Email: portalpantura@gmail.com
Telepon/SMS:
081-904-941-123
Komentar: