Jenazah Junisa yang Tewas Dipukul Suaminya Sendiri Tiba di Brebes

Link Banner


Junisa (37) seorang ibu rumah tangga tewas oleh suaminya sendiri di kamar kosnya di Jawa Timur. Jenazahnya kemudia dibawa ke kampung halamanya di Dukuh Kalenpadan, Desa Jatimakmur, Kecamatan Songgom, Brebes.

Ilustrasi.
SONGGOM - Isak tangis tak terbendung ketika mobil jenazah milik rumah sakit Bayangkara Polda Jawa Timur tiba di Dukuh Kalenpadan, Desa Jatimakmur, Kecamatan Songgom, Brebes, Kamis (15/11/2018) dini hari pukul 01.30 WIB.

Di dalam ambulan tersebut terdapat sesosok jenazah Junisa (37). Ia ditemukan tewas di dalam kamar kos di Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur. Tewasnya Junisa setelah menderita luka parah dibagian belakang kepalanya akibat dipukul martil oleh suaminya,  Sugiyono (47) yang merupakan warga Magetan, Jawa Timur.

Anggota keluarga Junisa tidak menyangka Junisa pergi untuk selama-lamanya dengan cara tragis.

"Saya tidak menyangka suaminya tega berbuat seperti itu." Kata Orang tua Junisa, Sumiah (60).

Ia berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal dengan perbuatanya.

Junisa diketahui tewas pada Selasa (13/11/2018) lalu. Ia ditemukan dalam keadaan terlentang dekat tempat tidur kos nya di Sidorajo, Jawa Timur.

Dari penyelidikan polisi, dari tubuh Junisa terdapat bekas benturan di leher bagian belakang kepalanya.

Junisa warga Sidorajo, Jawa Timur asal Brebes, Jawa Tengah tewas ditangan suaminya sendiri dengan menggunakan martil. - Foto: Istimewa.

Junisa yang beralamat di Desa Kedungturi, KecamatanTaman, Sidoarjo dan memiliki orang tua di Brebes, Jawa Tengah tersebut bersuami Sugiono (47) warga Bangun Asri,Kecamatan Barat, Magetan, Jawa Timur. Keduanya berstatus nikah siri.

"Mereka tinggal di kos baru sekitar tiga bulan." Kata Uki, warga sekitar kos yang ditempati korban.

Tetangga korban kerap mendengar pasangan Junisa dengan Sugiyono bertengkar. Tidak disebutkan permasalahanya, namun kedua suami istri tersebut sering bertengkar. Naamun diduga pertengkaran yang timbul tersebut karena ada rasa ceburu.

Dalam pertengkaran tersebut, korban menendang pelaku hingga mengenai kemaluan pelaku. Pelaku reflek dan mengambil martil atau palu yang ada di dekatnya yang kemudian dipukulkan ke korban.

Korban yang mengalami luka parah akibat pukulan tersebut kemudian tersungkur dan tewas di kamar kosnya. (*)


Pewarta: Tri H
Loading...
Informasi liputan, kritik dan saran hubungi:
Email: portalpantura@gmail.com
Telepon/SMS:
081-904-941-123
Komentar: