Lukisan Capres Jokowi dan Prabowo Diminati Pengunjung Pameran Seni

Lukisan Capres Jokowi dan Prabowo Diminati Pengunjung Pameran Seni

Selasa, 27 November 2018

Pameran seni dan budaya tersebut dilangsungkan 27 hingga 28 November 2018 di Pendopo 2 Brebes Jalan Kawedanan Bumiayu

Sekelompok pelajar sedang mengamati lukisan dalam pameran seni dan budaya di Pendopo 2 eks Kawedanan Bumiayu.
(Foto: Yudhi Prasetyo/PortalPantura)

BUMIAYU - Ratusan karya seni baik berupa seni lukis maupun seni rupa dipamerkan di pameran seni dan budaya yang bertempat di pendopo 2 Brebes, Bumiayu. Acara yang diselenggarakan Sanggar Suwung Bumiayu dengan Direktorat Jendral Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut berlangsung selama dua hari yakni mulai 27 hingga 28 November 2018.

Selain memamerkan karya seni dari seniman se Brebes selatan tersebut juga di selenggarakan seminar yang bertemakan seni dan budaya.

Pelaku seni Brebes Selatan yang juga owner Sanggar Suwung Haris Agep Zulfikar mengatakan, Diselengarakanya pameran seni dan budaya tersebut agar masyarakat umum dan generani muda pada khususnya saling mengingatkan nilai luhur dan keberagaman. "Contohnya akulturasi budaya sunda dan jawa di Brebes Selatan." Katanya.

Berbagai aliran seni lukis ditampilkan dalam pameran yang berlangsung selama dua hari tersebut seperti aliran kontempores, abrastak, natural, dan lain-lain.

Dalam pameran yang dibuka secara resmi oleh staf ahli Bupati Brebes tersebut lukisan bergambar calon presiden (capres) Jokowi dan Prabowo menjadi favourite pengunjung. Mereka terlihat bergantian melakukan swafoto dengan latar belakang lukisan tersebut.

Dua orang pengunjung pameran seni budaya di Pendopo 2 eks Kawedanan Bumiayu berfoto dengan latar belakang lukisan capres Joko Widodo dan Prabowo.
(Foto: Yudhi Prasetyo/PortalPantura)


Selain itu juga terdapat lukisan proklamator Sukarno dan Hatta yang dibuat diatas media kardus bekas. Lukisan unik tersebut dibuat dengan memotong pinggir kadus tersebut hingga bagian tengahnya terlihat. Bagian-bagian tengah itu kemudian membentuk sosok Sukarno dan Hatta.

Lukisan pemandangan alam juga ditampilkan di dalam pameran tersebut. Selain itu juga terdapat seni kerajinan yang terbuat dari bahan limbah seperti sepeda motor mini dan robot.

Ratusan pelajar dan masyarakat umum terlihat memadati pameran yang diawali dengan tari kolosal dengan judul Agama Ning Ati itu. Mereka tambak menikmati lukisan yang dipajang dalam pameran itu serta mengabadikan lukisan tersebut dengan berswafoto. (Yud/PP)