Odong-odog Yang Membandel Beroperasi Akan Ditilang

Link Banner


Pengusaha odong-odong dan Angkudes melakukan pertemuan dengan polisi di Mapolsek Bumiayu. Dalam pertemuan tersebut, odong-odong diminta untuk tidak beroperasi di jalan raya. - Foto: Yudhi Prasetyo - 







BUMIAYU - Odong-odong yang nekad beroperasi di wilayah hukum Polres Brebes akan ditindak dengan penilangan jika masih nekad beroperasi. Hal tersebut ditegaskan Kapolsek Bumiayu Polres Brebes AKP Wawan Setiawan dengan pengusaha odong-odong dan Angkutan Pedesaan (Angkudes), Jumat (02/11/2018).

“Odong-odong dilarang beroperasi di jalan raya, hanya diperbolehkan beroperasi di dalam tempat wisata.” Kata Wawan.

Pelarangan beroperasinya odong-odong tersebut karena jenis kendaraan tersebut dinilai berbahaya bagi manusia.

Odong-odong sebenarnya kendaraan biasa, namun oleh pemiliknya dirombak sedemikian rupa agar bisa digunakan untuk mengangkut penumpang.

Wawan berharap ada kesadaran baik pengusaha odong-odong maupun supirnya. Meskipun kendaraan tersebut merupakan alat untuk mencari nafkah, namun demi keselamatan bersama dan mentaati aturan diharapkan odong-odong tidak dioperasikan di jalan raya.

Menanggapi pelarangan peroperasian odong-odong, salah seorang pengusaha odong-odong Heni mengatakan, dirinya sebenarnya keberatan dengan pelarangan operasi odong-odong tersebut, namun karena aturan yang mengharuskan tidak beroperasi di jalan raya wanita berjilbab ini hanya pasrah meskipun odong-odong menjadi salah satu mata pencaharian bagi keluarganya.

Pengusaha dan sopir odong-odong juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengoperasikan odong-odong diwilayah hukum Polres Brebes, tidak menyewakan ke pihak lain untuk dioperasikan di jalan raya, jika kemudian hari tetap menyewakan atau mengemudi di jalan umum maka bersedia ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebelumnya, Polsek Bumiayu beberapa waktu lalu telah mensosialisasikan tentang larangan odong-odong di jalan raya. Polisi juga telah menahan beberapa odong-odong yang nekad beroperasi di jalan raya. (*)



Pewarta: Yudhi Prasetyo

Loading...
Informasi liputan, kritik dan saran hubungi:
Email: portalpantura@gmail.com
Telepon/SMS:
081-904-941-123
Komentar: