Sering Digunakan Untuk Swafoto, PT KAI Diminta Amankan Jembatan Sakalibel

Link Banner




Jembatan Sakalibal di Bumiayu memiliki pemandangan tersndiri sehingga menarik banyak orang ditempat tersebut, padahal sangat berbahaya terutama saat kereta api melintas - Foto: Yudhi Prasetyo - 


BUMIAYU - Tokoh masyarakat, Organisasi Masyarakat, dan warga meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) menutup atau mengamankan area rawan di jembatan kereta api Sakalibel di Bumiayu, Brebes. Pasalnya, jembatan tersebut sering digunakan untuk berswafoto oleh warga terutama anak muda.

"Kami menghimbau kepada masyarakat, terutama anak muda untuk tidak berswafoto di area ini (Sakalibel) karena sangat berbahaya." Kata salah satu anggota Forum Peduli Nyawa Menungso, Rahmat, Kamis (01/11/2018) di jembatan Sakalibel, Bumiayu, Brebes.

Rohmat menyebut, untuk tahun 2018 telah ada tiga orang meninggal dunia karena melakukan swafoto di jembatan Sakalibel. Penyebab mereka meninggal karena terhempas atau tertabrak kereta api yang lewat saat melakukan swafoto.

Karena sering terjadi kecelakaan di jembatan Sakalibel, diharapkan PT KAI membenahi daerah-daerah yang dianggap rawan seperti jembatan Sakalibel. "Ini menjadi tanggung jawab PT KAI dan harus segera dilaksanakan." Tutur Rohmat.

Rohmat mempertanyakan kenapa PT KAI tidak mengambil tindakan-tindakan pengamanan jalur kereta api, terutama jembatan Sakalibel. Padahal, korban kerap berjatuhan di tempat tersebut.

"Jika PT KAI tidak merespon keinginan kami untuk menutup area jembatan Sakalibel, maka kami akan melakukan aksi damai menutup area ini agar tidak dimasuki warga untuk berswafoto." Ucap Rohmat. (*)


Pewarta: Yudhi Prasetyo
Loading...
Informasi liputan, kritik dan saran hubungi:
Email: portalpantura@gmail.com
Telepon/SMS:
081-904-941-123
Komentar: