Tiga Kecamatan Ini Rawan 'Mabok Pembalut'

Tiga Kecamatan Ini Rawan 'Mabok Pembalut'

Senin, 26 November 2018

Kecamatan Bantarkawung, Larangan, dan Ketanggungan menjadi daerah rawan 'Mabok Pembalut'. Meskipun tidak mengandung zat adiktif, namun pembalut wanita bisa menimbulkan halusinasi.

Prajurit Kodim 0713 Brebes menjalani tes urin bekerja sama dengan BNK Brebes.
(Foto: Dok. Pendim 0713 Brebes)

BREBES - Beberapa kecamatan di Kabupaten Brebes termasuk daerah rawan 'Mabok Pembalut'. Daerah-daerah tersebut seperti Kecamatan Bantarkawung, Larangan dan Ketanggungan.

Pembalut wanita sering dimanfaatkan pencandu narkoba untuk fly meskipun dalam pembalut tidak mengandung zat adiktif.

Pembalut yang digunakan merupakan pembalut baru yang belum pernah dipakai. Pembelut tersebut oleh penyalahguna direbus  kemudian airnya diberi bahan tambahan bensin maupun alkohol.

"Pembalut wanita mengandung zat klorin yang merupakan zat pemutih dan pembunuh bakteri." Kata Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Badan Narkotika (BNK) Kabupaten Brebes Lukman Suyanto SH disela-sela tes urin bagi prajurit TNI Kodim 0713 Brebes.

Zat klorin jika dikonsumsi akan merusak pernafasan dan mempengaruhi sistem neuro psikologis dengan racun mematikan. Sementara jel yang ada dalam pembalut yang berfungsi mengentalkan cairan sangat berbahaya bagi ginjal.

"Efek yang ditimbulkan dari pembalut ini bisa menimbulkan halusinasi meskipun tidak mengandung zat adiktif." Imbuh Lukman.

Sementara, dalam tes urin bagi prajurit TNI AD Kodim 0713 Brebes semua prajurit yang di tes menunjukan hasil negatif.

Pasi Intel Kodim 0713 Brebes Kapten Inf Tuteng Arylona mengatakan, tes urine yang dilakukan tersebut merupakan kegiatan rutin internal Kodim 0713 Brebes dalam rangka mencegah dan memberantas narkoba di tubuh TNI terutama di Kodim 0713 Brebes.

"Tes urine ini kegiatan rutin yang kami lakukan untuk memberantas narkoba terutama di jajaran Kodim 0713 Brebes." Kata Tuteng. (Pendim0713Bbs)