Warga Mengeluh Tidak Bisa Melintas di Jembatan Bulu Karena Ditutup Total

Link Banner


Pembangunan total jembatan Bulu di depan Balai Desa Langkap Bumiayu berakibat semua kendaraan yang biasa melintas di jembatan tersebut harus berputar arah menggunakan jalur alternatif.

Pekerja tengah beraktifitas mengerjakan pembangunan jembatan Bulu. - Foto: Yudhi Prasetyo.

BUMIAYU - Warga Cilibur, Kecamatan Paguyangan mengeluh karena tidak bisa melintasi jembatan Bulu yang ditutup total dan hanya menyisakan untuk pejalan kaki karena tersebut jebatan yang berada di depan Balai Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu itu tengah dibangun total akibat kerusakan parah yang dialami pada beberapa waktu lalu.

Warto (37) salah seorang warga Desa Cilibur mengatakan, dirinya harus berputar melalui Desa Adisana apabila hendak menuju Kota Bumiayu dan daerah lainya. Hal tersebut karena jembatan bulu tidak bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan.

"Semoga pembangunan jembatan bulu bisa cepat selesai, biar kami apabila pergi memutarnya tidak terlalu jauh." Tutur Warto.

Ia menuturkan, akses Cilibur-Bumiayu jarak terdekat melalui Desa Langkap, namun karena ada pembangunan jembatan maka kendaraan roda empat harus memutar melalui Desa Adisana yang artinya jarak tempuh akan semakin lama.

Kepala Desa Langkap, Mustolih mengatakan, selama pembangunan jembatan Bulu yang berada tepat di depan balai desanya itu pengendara sepeda motor bisa melewati jembatan gantung, namun untuk kendaraan roda empat harus melalui jalur Adisana.

"Untuk kendaraan roda empat bisa melalui Desa Adisana meskipun jarak tempuhnya lebih lama." Tutur Mustolih.

Ia meminta kepada warga masyarakat untuk bisa mengerti dan bersabar karena pembangunan jembatan yang tengah dilaksanakan tersebut demi kebaikan bersama. Setelah jembatan bulu selesai maka arus lalu lintas yang menuju dan dari Cilibur bisa berjalan seperti semula.

Jembatan Bulu sendiri sebelum dibangun kembali, mengalami kerusakan pada orpitnya pada bulan April 2018 lalu.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan pihak berwenang menyebutkan, pondasi jembatan yang menghubungkan Desa Cilibur Kecamatan Paguyangan dengan Bumiayu tersebut tergerus sehingga membahayakan. (*)



Pewarta: Yudhi Prasetyo
Loading...
Informasi liputan, kritik dan saran hubungi:
Email: portalpantura@gmail.com
Telepon/SMS:
081-904-941-123
Komentar: