4.752 E-KTP Tak Terpakai Dikumpulkan

Link Banner


E-KTP yang sudah tidak terpakai lagi itu diserahkan ke Kemendagri

Kepala Dikdukcapil Kabupaten Tegal meunukan e-KTP yang sudah tidak terpakai lagi. (Fot: Wijayanto/PortalPantura)

SLAWI - Kasus temuan ribuan e-KTP yang tercecer di beberapa wilayah membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal melakukan langkah antisipasi.

Dalam sepekan terakhir, Disdukcapil Kabupaten Tegal sedang mengumpulkan tumpukan e-KTP yang sudah tidak terpakai dari setiap kecamatan untuk dibawa ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pusat secepatnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Tegal, Salu Panggalo menyebut, hingga  kini, pihaknya sudah mengumpulkan sebanyak 4.752 kartu e-KTP yang sudah tidak terpakai dari 14 kecamatan.

Salu juga mengaku bahwa pihaknya mendapat instruksi langsung dari pusat untuk mengumpulkan semua kartu e-KTP yang sudah tidak terpakai.

"Seluruh daerah mendapat instruksi itu. Total ada 18 kecamatan di Kabupaten Tegal.Kini tinggal 4 kecamatan lagi yang belum mengirimkan tumpukan e-KTP tidak terpakai," kata Salu saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13l4/12/2018).

Dia menjelaskan, apabila seluruh e-KTP yang tidak terpakai sudah terkumpul di kantor Disdukcapil, maka KTP tersebut akan dirusak dengan cara salah satu bagian kartunya digunting.

Selain itu, tambah Salu, chip yang tertanam pada e-KTP pun akan dibolongi untuk selanjutnya dikirim ke pusat.

"Nanti dirusak dulu di setiap Disdukcapil Kota/Kabupaten, termasuk di sini. Setelah dirusak, baru akan dikirimkan ke pusat. Kami dideadline sampai Senin  atau Selasa pekan depan untuk pengiriman ke pusat," paparnya

Menurut dia, ribuan tumpukan e-KTP yang tidak terpakai itu karena berubah status, pindah alamat, wujud kartu rusak, maupun pindah domisili.

Dia juga menambahkan bahwa jumlah e-KTP yang tidak terpakai paling banyak berasal dari Kecamatan Slawi yakni sebanyak 1.217 kartu.

Kemudian, empat kecamatan yang belum mengirimkan e-KTP tidak terpakai itu terdiri dari wilayah Dukuhturi, Warureja, Kedungbanteng, dan Lebaksiu.

"Kami berharap, minggu ini semua kecamatan sudah rampung mengumpulkan e-KTP tidak terpakai. Kemudian minggu depannya, kami kirim ke pusat," tegasnya

Sebelumnya diberitakan, akhir-akhir ini empat wilayah di Indonesia digegerkan dengan penemuan tumpukan e-KTP tercecer.

Empat wilayah itu di antaranya ialah Jakarta Timur, Bogor, Banten, Padar Pariaman (Sumatra Barat).

Untuk mengantisipasi itu, maka jajaran Disdukcapil di setiap daerah mendapat instruksi dari Kemendagri untuk mengumpulkan seluruh e-KTP yang sudah tidak terpakai. (*)


Pewarta: Wijayanto
Loading...
Informasi liputan, kritik dan saran hubungi:
Email: portalpantura@gmail.com
Telepon/SMS:
081-904-941-123
Komentar: