6 Kendaraan Dipaksa Putar Balik Karena Kedapatan Kelebihan Muatan

6 Kendaraan Dipaksa Putar Balik Karena Kedapatan Kelebihan Muatan

Rabu, 12 Desember 2018

Kendaraan yang ovrload dikatahui saat operasi yang dilakukan Satlantas Polres Brebes di SPBU Paguyangan

Satlantas Polres Brebes bekerja sama dengan Dinas Perbuhungan Kabupaten Brebes menggelar operasi dengan sasaran kendaraan berat di SPBU Paguyangan. (Foto: Yudhi Prasetyo/PortalPantura) 

PAGUYANGAN - Kecelakaan yang terjadi di sekitar flyover Kretek di jalur utama Tegal-Purwokerto salah satu penyebabnya karena kendaraan angkutan barang yang kelebihan muatan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polres Brebes menggelar operasi dengan sasaran kendaraan berat, Rabu (12/12/2018).

Dalam operasi yang dilaksanakan di SPBU Paguyangan tersebut enam kendaraan angkutan barang kedapatan kelebihan muatan. "Empat truk gandeng dan dua truk tronton." Kata Kanit Patroli Satlantas Polres Brebes Ipda Triyono Raharja.

Operasi yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan tersebut memaksa truk yang kedapatan kelebihan muatan untuk putar balik dan dilarang melintas di flover Kretek.

Operasi dengan sasaran kendaraan berat yang kelebihan muatan itu rencananya akan dilakukan secara rutin dan tidak akan mentolelir kendaran yang kedapatan melanggar.

"Pelarangan kendaraan overload melintas di flyover Kretek untuk menghindari peristiwa kemarin terulang kembali." Tutur Triyono.

Sementara, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH berharap jembatan timbang di Ajibarang yang pernah dilaunching beberapa waktu lalu diaktifkan kembali.

Pengaktifan kembali jembatan timbang semata-mata sebagai salah satu upaya untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan terutama warga Brebes di wilayah selatan.

Idza mengaku pihaknya melalui Dinas perhubungan telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi agar kecelakaan akibat rem blong tidak terulang kembali.

"Saya minta dinas terkait agar melakukan langkah-langkah guna mencegah kecelakaan serupa tidak terulang kembali." Kata Idza.

Menjawab permintaan bupati, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes Ahmad Satibi mengatakan, untuk mengantisipiasi kendaraan yang mengalami rem blong masuk ke dalam kota Bumiayu telah dipasang barier di pertigaan jalan lingkar Pagojengan.

"Jalur penyelamat juga akan disempurnakan lagi agar layak dan efektif untuk mengantisipasi kendaran yang mengalami malfungsi rem." Kata Satibi. (*)

Pewarta: Yudhi Prasetyo