Seratus Ribu Lebih Warga Brebes Tidak Bisa Akses BPJS, Buat SIM, dan Ikut Pemilu

Link Banner


Mereka yang tidak bisa mengakses layaanan publik karena tidak melakukan perekaman e-ktp

Seorang petugas Dindukcapil Brebes tengah melayani warga yang melakukan perekaman e-ktp. (Foto: Ripto/PortalPantura)

BREBES – Seratus ribu lebih warga di Kabupaten  Brebes data kependudukanya akan dinonaktikan karena sampai dengan batas akhir mereka tidak melakukan perekaman e-ktp.

“Ada 110.602 orang yang belum melakukan perekaman.” Kata Kasi Pindah Datang Bidang Pendaftran Penduduk Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Brebes Eko Setiawan.

Eko menuturkan, ada 1.433.222 orang yang masuk katagori wajib ktp, namun hingga sehari menjelang pergantian tahun baru 1.322.620 orang yang telah melakukan perekaman.

Warga yang belum melakukan perekaman ktp tidak bisa mengakses layanan publik seperti membut sim, pengajukan pinjaman di bank, dan mendapa layanan bpjs, serta tidak bisa mengikuti pemilu.

“Agar mereka bisa mendapatkan layanan publik mereka harus mengaktifkan kembali data kependudukan dengan melakukan perekaman e-ktp.” Tutur Eko.

Kabupaten Brebes menduduki rangking se Jawa Tengah dalam hal perekaman e-ktp. Tingginya angka orang yang belum merekam e-ktp Karena berbagai faktor seperti kesadaaran yang kurang, dan faktor geogrfis. (*)

Pewarta: Ripto
Loading...
Informasi liputan, kritik dan saran hubungi:
Email: portalpantura@gmail.com
Telepon/SMS:
081-904-941-123
Komentar: