Caleg Ini Ditahan Karena Terlibat Penggelapan

Link Banner


Caleg yang juga merupakan pensiunan guru tersebut ditahan dan akan memasuki masa persidangan

Ketua KPUD Brebes Muamar Riza Pahlevi menunjukan daftar nama caleg Wahyudi. Foto: Ripto)


BREBES - Wahyudi (61) seorang Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra ditahan setelah dilaporkan menjual tanah tanpa ijin pemiliknya.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Brebes Bachtiar Ihsan Agung Nugroho membenarkan adanya penahanan terhadap caleg dengan nomor urut 5 tersebut.

"Kasus ini akan memasuki proses persidangan di Pengadilan Negeri Brebes." Kata Bachtiar.

Wahyudi yang merupakan pensiunan guru yang tinggal di Desa Padasugih, Kecamatan Brebes tersebut telah dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Brebes sambil menunggu proses persidangan.

Terpisah, Ketua KPU Brebes Muamar Riza Pahlevi mengatakan, terkait kasus pidana yang melibatkan salah seorang caleg, pihaknya akan menunggu hasil putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

"Apabila inkrah jatuh sebelum pemilu maka suaranya akan masuk ke partai pengusungnya." Tutur Riza.

Terkait dengan pencoretan nama Wahyudi, KPUD tidak mungkin mencoret nama tersebut karena sudah masuk validasi menjelang cetak surat suara.

Sementara, kasus yang menjerat Wahyudi bermula ketika adanya laporan dari Rochim yang merupakan suami dari almarhum Mulyanah.  Mulyanah pada 15 Juli 1999 membeli sebidang tanah kavling dari Wahyudi seharga Rp4,5 juta. Pembayaran tanah kavling tersebut dicicil selama 15 kali.

Saat akan mengurus surat tanah, Rochim datang untuk meminta sertifikat tanah miliknya, namun oleh Wahyudi tanah tersebutsudah dijual kepada orang lain tanpa ijin dari pemiliknya. Karena merasa dirugikan, Rochim kemudian melaporkan Wahyudi ke polisi. (*)

Pewarta : Ripto
Loading...
Informasi liputan, kritik dan saran hubungi:
Email: portalpantura@gmail.com
Telepon/SMS:
081-904-941-123
Komentar: