Pasca Uji Coba, Underpass Karang Sawah Tetap Dibuka

Header Menu

Pasca Uji Coba, Underpass Karang Sawah Tetap Dibuka

Selasa, 11 Desember 2018


Semua kendaraan bisa melintas dijalur underpass Karangsawah di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes

Underpass Karangsawah. (Foto: Yudhi Prasetyo/PortalPantura)


TONJONG – Pasca diberlakukanya uji coba underpass Karangsawah di jalur utama Tegal-Puwokerto pada 7 hingga 11 Desember 2018 lalu, arus kendaraan dari arah Tegal maupun Puwokerto masih bisa melintas di jalur tersebut.

Kepala Satuan Kerja (Satker) / Pejabat Pembuat Komitmen (PPKOM) Underpass Karangsawah Alik Mustakim mengatakan, selama masa uji coba pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengamatan di underpass Karangsawah. Dari pemantaun tersebut dilakukan evaluasi harian dan melakukan keputusan-keputusan yang dianggap perlu.

Dari pemantauan selama tujuh hari tersebut tidak ditemukan kejadian yang menonjol seperti terjadinya kecelakaan maupun insiden lainya.

“Alhamdulillah selama tujuh hari uji coba tidak ada kejadian yang menonjol dan signiifikan.” Kata Alik.

Namun diakui Alik, ada catatan-catatan kecil untuk pengguna jalan local bagi masyarakat yang tinggal di Dukuh Puwosari atau di sisi rel kereta api maupun underpass.

Yudi (55) salah seorang warga Dukuh Purwosari menuturkan ia dan warga lainya ingin dibukanya median jalan di dekat jembatan agar mobilitas warga tidak terlalu jauh memutar jika hendak menuju arah selatan.

“Kalau dari arah Tegal kita harus memutar dulu ke Dukuh Satir, begitu pula jika mau ke Bumiayu harus memutar dulu ke Karangsawah.” Kata Yudi. Hal, tersebut, menurutnya, akan lebih mudah jika median jalan dibuka untuk akses kendaraan yang hendak menuju Purwosari.

Sementara, sebelumnya Underpass Karang Sawah diujicoba menyusul telah selesainya pembangunan underpass yang berada di jalur utama Tegal-Purwokerto tersebut. Uji coba dilakukan selama 7 hari uji coba dilakukan selama 7 hari.

Selama masa uji coba tersebut akan dilihat beberapa aspek termasuk marka jalan maupun rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, perilaku pengendara yang melintas di jalur bawah tanah rel kereta api di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes tersebut juga diperhatikan.

Pembangunan underpass Karang Sawah yang memiliki panjang 850 meter tersebut menelan anggaran sebesar Rp87 miliar. Dana yang digunakan untuk pembangunan tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Panjangnya pengerjaan yang dilakukan karena tidak hanya membangun underpass tetapi juga membangun duplikat jembatan Kali Pedes di sisi jembatan lama. "Namun untuk pembangunan underpass sendiri hanya sepanjang 46 meter dengan ketinggian 5,3 meter." Imbuh Alik.

Jembatan baru yang berada di sebelah selatan underpass akan dilalui kendaraan dari arah utara, sementara jembatan lama diperuntukan untuk kendaraan dari arah selatan. (*)

Pewarta: Yudhi Prasetyo