Baru 3 Bulan Jadi Driver Ojek Online, Eko Tewas Saat Antar Penumpang

Header Menu

Baru 3 Bulan Jadi Driver Ojek Online, Eko Tewas Saat Antar Penumpang

Sabtu, 09 Maret 2019

Laeli Oktaviani (26) matanya tampak berkaca-kaca. Ia tengah dirundung duka lantaran suaminya Eko Prasetyo (36) meninggalkanya untuk selama-lamanya.

Ilustrasi.

Eko ditemukan tewas pada Kamis (7/3/2019) lalu di area persawahan yang masuk wilayah Dukuh Wanagopa, Desa Sigentong, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal.

Saat ditemukan, Eko masih mengenakan pakaian utuh namun tubuhnya dipenuhi dengan lumpur. Sementara sepeda motornya tidak ditemukan dan hanya helmet saja yang tergeletak.

Istri Eko menceritakan, Eko baru tiga bulan menjadi driver ojek online setelah sebelumnya merantau di luar daerah dengan membuka Warung Tegal (Warteg) di Bogor, Jawa Barat.

Saat sedang bekerja, Eko selalu menyempatkan berkomunikasi dengan Laeli, termasuk saat sebelum ia ditemukan tewas di area persawahan. Eko juga kerap menciumi anaknya terutama tiga hari terakhir sebelum kejadian.

Menurut laeli, saat itu Eko memberi tahu Laeli bahwa dirinya tengah mengantar penumpang dari Stasiun Tegal menuju Pemalang. Saat perjalanan mengantar penumpang, Eko dan Laeli terus berkomunikasi menggunakan telepon seluler.

"Suami saya diminta untuk lewat jalan Sigentong. Tapi ditengah jalan suruh berhenti, alasanya menunggu teman." Kata Laeli. Setelah berhenti beberapa saat, perjalanan dilanjutkan kembali.

Eko juga sempat membagikan lokasi dia berada melalui google maps yang dibagikan via whatsapp. Saat dihubungi kembali, Eko tidak merespon telepon Laeli.

Karena tidak mendapat jawaban, Laeli kemudian berkunjung ke rumah mertuanya, karena biasanya Eko tidur dirumah orang tuanya saat kemalaman di jalan. Setelah berada di rumah mertuanya, ternyata Laeli tidak mendapat Eko di rumah tersebut.

Upaya pencarian yang dilakukan Laeli berakhir setelah mendapat kabar duka dari polisi yang mengabarkan Eko ditemukan sudah tidak bernyawa di area persawahan.

Untuk memastikan kabar yang disampaikan polisi tersebut, orang tua Eko, Cipto Harsono mengecek ke RSUD dr Soesilo Slawi yang ternyata benar, jasad yang ditemukan merupakan anaknya.

Setelah dipastikan jasad yang disemayamkan sementara di RSUD dr Soesilo adalah Eko Prasetyo, kemudian jasad tersebut dimakamkan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis rumah sakit tersebut.


(Wijayanto)