Dzikir Bersama, Upaya Menjaga Suasana Kondusif Jelang Pemilu

Header Menu

Dzikir Bersama, Upaya Menjaga Suasana Kondusif Jelang Pemilu

Senin, 11 Maret 2019


Menjelang pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2019, banyak peristiwa yang terjadi. Seperti berita palsu atau hoax bertebaran di mana-mana, sehingga sangat rawan adu domba, memecah belah persatuan akibat terlalu mengedepankan perbedaan pilihan. Untuk itu, berdzikir bersama menjadi salah satu upaya untuk menjaga suasana tetap kondusif.


Hal tersebut disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH saat acara Kedawon Berdzikir di halaman rumah alm. Bapak Kanad, Dusun Kedawon, Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan Brebes.

“Dengan suasana spiritualitas mampu menciptakan iklim sejuk, sehingga tidak terjadi konflik,” ujarnya.

Idza meyakini, lewat dzikir bersama ulama, santri dan masyarakat Brebes menjadi sumbangsih menciptakan suasana kondusif.

Idza melaporkan, situasi dan kondisi wilayah Kabupaten Brebes hingga kini dalam keadaan kondusif. Kehidupan beragama, bermasyarakat dan bernegara dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar.

“Tentunya karena peran aktif seluruh elemen masyarakat, sehingga Kabupaten Brebes terjaga kondusifitasnya,” ungkapnya.

Idza juga berpesan kepada masyarakat, agar tidak hanya menyukseskan pemilu dengan menggunakan hak suaranya. Namun juga untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah termakan berita palsu atau hoax.

Senada, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Provinsi Jateng Ilham Pribadi menyampaikan dzikir adalah salah satu langkah untuk mengingat Sang Kuasa, dengan dzikir dan berdoa berharap manusia senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT.

“Melihat permasalahan bangsa saat ini, banyak oknum berusaha membuat gaduh, memecah belah persatuan umat, dengan memasukan hoax kepada masyarakat. Mari bersama-sama menjaga suasana daerah kita masing-masing, dengan berdzikir dan berdoa agar tidak mudah dipecah-belah,” ujarnya.

Hanan mengajak masyarakat untuk merapatkan barisan bersama ulama, santri, serta elemen masyarakat lainnya. Utamanya, menyongsong pemilu 2019, agar dapat berjalan aman, lancar, damai, dan sejuk.   

Dzikir diselenggarakan Santri Gayeng Brebes, dihadiri Pengasuh Ponpes Kempek Cirebon KH Musthofa Aqil Siraj, Wakil Ketua Umum MUI Jakarta KH Zainut Tauhid Sa’adi, Pengasuh Ponpes Al Hasaniyah KH Nuridin Syamsudin, Cucu Mbah Maemoen Zubaer Gus Muhammad Shidqi, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para santri. 


(Yud/HmsBbs)