BPN Brebes Nyatakan Diri Sebagai Instansi Bebas Korupsi

BPN Brebes Nyatakan Diri Sebagai Instansi Bebas Korupsi

Sabtu, 20 April 2019


PortalPantura.com, Brebes -- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Brebes menyatakan diri sebagai instansi yang bebas dari korupsi.

Sikap BPN tersebut dituangkan dalam bentuk deklarasi dan pencanangan pembangunan zona integras menju wilayah Kabupaten Brebes bebas korups (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani.

Deklarasi diikuti seluruh jajaran pejabat, staf dan karyawan BPN Kabupaten Brebes. Deklarasi disaksikan Penjabat Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Kepala Pengadilan Agama Brebes, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Jawa Tengah, serta perwakilan Forkompimda Kabupaten Brebes lainya.

Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah melalui Kepala Bagian Tata Usaha Pratomo Adi Wibowo mengatakan, untuk mensinergikan kegiatan pencegahan korupsi, reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan public terutama yang ada di jajaran Badan Pertanahan Nasional maka ditetapkan kebijakan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Zona integritas ini dimaksudkan untuk menciptakan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien dan yang utama adalah untuk mendapatkan kepercayaan lebih dari masyarakat.

Sementara Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Brebes Triyono menjelaskan,  pencanangan zona Integritas ini sebagai bentuk publisitas komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes untuk menjadi lebih baik.

Pencanangan yang dilakukan ini merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien yang ada di instansi yang dipimpinnya.
Dia menambahkan, BPN Brebes tahun 2019 tengah menargetkan 70 ribu bidang BPT dan 55 ribu bidang SHT di 46 desa dari 297 desa dan kelurahan se Kabupaten Brebes.

Sedangkan program Proda  yang dibiayai Pemkab Brebes tahun 2019 sebanyak 4100 bidang atau lebih banyak dibandimg 2018 yang hanya 3800 bidang.



(Pras)