Dampak Macet Winduaji, Siswa Terlambat Kerjakan UNBK

Dampak Macet Winduaji, Siswa Terlambat Kerjakan UNBK

Selasa, 23 April 2019

Siswa SMP Negeri 1 Paguyangan pulang dengan berjalan kaki karena tidak ada angkutsn umum yang bisa membawa mereka pulang karena masih terjebak macet. Foto: Yudhi Prasetyo/PortalPantura.com.

PortalPantura.com, Paguyangan -- Guru SMP Negeri 1 Paguyangan terpaksa menjemput siswa yang menjadi peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Penjemputan siswa tersebut dilakukan karena siswa terlambat dalam mengerjakan UNBK.

Panitia UNBK SMP Negeri 1 Paguyangan, Sutaryo yang didampingi Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Paguyangan, Hj Farida Hidayati mengatakan, guru menggunakan sepeda motor menyusuri kemacetan di jalan raya Winduaji, Kecamatan Paguyangan. Siswa yang naik angkutan umum yang terjebak macet dialihkan menggunakan sepeda motor guru.

"Penjemputan siswa sampai pom bensin paguyangan," kata Sutaryo.

Saat pulangpun siswa yang tidak membawa kendaraan pribadi juga terpaksa berjalan kaki untuk pulang karena tidak ada angkutan yang membawa mereka, hal tersebut karena angkutan umum masih berada ditengah-tengah kemacetan.

Siswa SMP Negeri 1 Paguyangan tengsn berkonsenterasi mengerjakan soal UNBK. Foto: Yudhi Prasetyo/PortalPantura.com.

Dalam pelaksanaan UNBK sendiri, SMP Negeri 1 Paguyangan memakai fasilitas laboratorium komputer SMK Ma'arif NU Paguyangan. Sedangkan lokasi SMK sendiri berada di titik simpul kemacetan yang merupakan lokasi pengecoran jalan.

Kemacetan sendiri dipicu oleh sistem buka tutup karena ada proyek pengecoran jalan raya Winduaji.



(Yudhi)