Kapolsek Tonjong Jadi Driver Mobil Pengangkut Logistik Pemilu di Daerah Terpencil

AYO KE KALIGUA

Kapolsek Tonjong Jadi Driver Mobil Pengangkut Logistik Pemilu di Daerah Terpencil

Selasa, 16 April 2019


PortalPantura.com, Tonjong -- Kapolsek Tonjong Polres Brebes AKP Safari menjadi driver mobil pengangkut logistik pemilu serentak 2019 ke daerah terpencil di wilayah Kecamatan Tonjong.

Orang nomor satu di Polsek Tonjong tersebut terlihat mengendarai mobil operasional Polsek Tonjong yang diperbantukan untuk mengangkut logistik pemilu serentak 2019 di Dukuh Wadasgumantung, Desa Kutamendala.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tonjong Ajedi SH mengatakan, di Dukuh Wadasgumantung terdapat dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni TPS 40 dan TPS 41.

"Di TPS 40 ada 260 warga yang memiliki hak suara, sedangkan di TPS 41 ada 240 warga yang memiliki hak suara," ungkap Ajedi.

TPS 40 dan TPS 41 menjadi perhatian lebih karena letak TPS yang jauh dari keramaian serta medan menuju lokasi yang memiliki hambatan saat pendistribusian logistik pemilu. Hambatan tersebut diantarnya tidak adanya jembatan, karena jembatan yang ada telah putus beberapa tahun lalu, namun belum juga diperbaiki atau dibangun kembali.

"Distribusi logistik terpaksa harus menyeberang sungai," tutur Ajedi. Beruntung, saat pendistribusan air sungai dalam kondisi tidak meluap sehingga mobil bisa menyeberang. Namun apabila kondisi air sungai tengah deras, maka pendistribusian harus dilakukan dengan membopong kotak suara saat melintasi sungai karena tidak bisa dilewati oleh mobil, kondisi ini pernah terjadi pada pemilihan gubernur lalu.

Selain harus menyeberang sungai, jalan yang menanjak menuju lokasi juga menjadi hambatan. Terlebih kondisi jalan yang rusak dan harus menyusuri rimbunan pepohonan hutan jati.


Meskipun ada sedikit kendala yang dihadapi, namun semangat personil untuk mendistribusikan logistik pemilu ke TPS tetap tinggi demi kelancaran jalanya pemilu serentak 2019.

Dalam distribusi logistik pemilu serentak 2019 tersebut juga terlihat sejumlah aparat keamanan baik Polri maupun TNI. Bahkan Danramil Tonjong pun ikut serta dalam distribusi logistik tersebut meskipun sempat sedikit mengalami kendala pada sepeda motor yang dikendarainya.

Perlu diketahui, Dukuh Wadasgumantung terletak kurang lebih lima kilometer dari pusat pemerintah Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong. Perdukuhan tersebut terletak di perbukitan di tengah-tengah hutan dan dipisahkan oleh sungai. Jembatan sebagai akses warga satu-satunya putus beberapa tahun lalu akibat diterjang banjir. Putusnya jembatan Dukuh Wadasgumantung sampai sekarang belum juga diperbaiki. Karena jembatan putus, maka untuk bisa menuju Dukuh tersebut harus menyeberang sungai.


(Yud)