Lulus 100 persen, siswa SMP Negeri 1 Bumiayu sujud sukur

Lulus 100 persen, siswa SMP Negeri 1 Bumiayu sujud sukur

Kamis, 30 Mei 2019

Siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Bumiayu sujud Syukur di lapangan basket sekolah itu, Rabu (29/5/2019) usai pengumunan kelulusan. Foto: Yudhi Prasetyo

PortalPantura.com, Bumiayu -- Siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Bumiayu sujud syukur atas kelulusan mereka. Sujud syukur dilakukan di lapangan basket sekolah, Rabu (29/5/2019) sore usai pengumuman kelulusan.

Siswa yang masih memakai seragam putih biru tersebut tampak berjejer rapi membentuk barisan salat. Mereka diberi tausiah oleh guru pembimbing sebelum dilaksanakan sujud syukur.

Tampak beberapa siswa menunjukan raut muka tegang menunggu pengumuman kelulusan. Diketahui, saat para siswa berkumpul di lapangan basket untuk bersiap melakukan sujud syukur, orang tua mereka berada di aula sekolah menerima hasil pengumuman kelulusan.

Salah seorang guru kemudian datang dan memberitahukan bahwa siswa kelas 9 lulus 100 persen. Siswa yang tadinya tegang berubah menjadi ceria. Acara sujud syukurpun dimulai yang dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh guru mereka.

Kepala SMP Negeri 1 Bumiayu, Suparnyo mengatakan, siswa kelas 9 sebanyak 285 siswa. Setelah mengikuti berbagai proses mulai dari kelas 7 hingga kelas 9 dan dengan kriteria-kriteria penentuan kelulusan, maka seluruh siswa dinyatakan lulus semua.

Terkait dengan sujud syukur yang dilakukan siswa, Suparnyo menuturkan, apa yang dilakukan siswa tersebut merupakan hal yang baik dan perlu didukung dan telah menjadi tradisi pada pengumuman kelulusan siswa kelas 9.

"Sujud sukur ini dilakukan ditempat sederhana, tidak bermewah-mewah, tetapi pada intinya makna dari sujud syukur itu sendiri," kata Suparnyo.

Hasil ujian siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Bumiayu adalah 283 dengan nilai rata-rata 98,5.

Kedepan, mutu pendidikan akan terus ditingkatkan dengan model-model pembelajaran yang hot sehingga anak-anak akan lebih terpacu dalam belajar.

"Sisi-sisi lain juga akan kami perhitungkan," ucap Parnyo. Ia menambahkan, sisi-sisi lain tersebut diantaranya inpun anak. Namun, itu bukanlah kendala yang berarti. Yang jelas, semuanya harus disuport baik itu siswa maupun para gurunya baik itu akademis maupun non-akademis.
(Yudhi)