Sifat gotong royong perlu ditanamkan sejak dini

Sifat gotong royong perlu ditanamkan sejak dini

Selasa, 07 Mei 2019


PortalPantura.com, Brebes -- Sifat gotong royong perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak dan generasi muda.

Menanamkan sifat gotong royong sejak dini kepada anak-anak dan generasi muda sangat penting karena mereka merupakan calon pemuka masa depan bangsa ini.  Itulah sebabnya, semangat gotong royong harus diajarkan melalui kegiatan praktik-praktik yang nyata dan bukan sekedar wacana," kata Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH beberapa waktu lalu.

Idza juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan dan mengembangkan potensi derah kita miliki. Mulai dari sektor pangan, seperti telor asin yang telah menjadi kuliner khas Kabupaten Brebes. Bawang merah  yang merupakan produk unggulan pertanian, lalu sektor wisata, sekarang ini telah banyak tempat wisata atau destinasi wisata yang mulai muncul dan berkembang sampai sekarang, didukung dengan budaya dan kearifan lokal masyarakatnya.Pengembangan semua itu, perlu dilakukan gotong royong, tidak bisa perorangan agar pengentasan kemiskinan cepat tercapai.

BBGRM ‘mengambil tema lanjutkan gotong royong, tuntaskan kemiskinan’” maka perlu menyadari bahwa tanpa peran serta masyarakat, pembangunan yang kita jalankan tidak akan berhasil dengan maksimal.

Bulan bakti di tandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes, Sri Legi Astuti Narjo, beserta jajaran Forkopimda dan undangan lainnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes Sri Legi Astuti Narjo, dalam laporannya menyampaikan, bahwa pencanangan BBGRM bersamaan dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47 tingkat Kabupaten Brebes. Karena gerakan PKK tidak lepas dari semangat gotong royong para anggotanya, yang jika dipupuk dengan baik dari tingkat Kabupaten sampai RT/RW hasilnya akan luar biasa.

Bulan bakti antara lain diisi dengan penyuluhan tentang ideologi negara, wawasan kebangsaan, penentraman dan ketertiban masyarakat, penyuluhan kewajiban membayar pajak. Sedangkan dan kegiatan bidang ekonomi sosial budaya dan bidang lingkungan hidup di momen ini dilakukan penyerahan apresiasi kepada pemenang lomba PKK di tingkat Kabupaten Brebes.

“Semangat dalam BBGRM sebetulnya sudah menyatu dengan PKK. Lomba-lomba kegiatan PKK itu juga untuk memotivasi agar masyarakat khususnya ibu-ibu agar bersama-sama berkarya, berinovasi, dan kreatif,” ungkapnya.

Bupati Brebes didampingi suami dan jajaran Forkopimda, Pj Sekda Brebes, Kepala Dinpermades Brebes, menyerahkan piala dan uang pembinaan pada juara lomba dalam rangkaian peringatan BBGRM ke XVI dan HKG PKK ke-47 Tingkat Kabupaten Brebes. Juga penyerahan bantuan Pendidikan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) olen Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes.

Sebagai juara pertama, juara kedua Desa Losari Lor Kecamatan Losari, dan juara Ketiga diraih Desa Rajawetan Kecamatan Tonjong.

Sedangkan juara terbaik pertama pada lomba Pelaksanaan 10 Progam pokok PKK Tingkat Kabupaten Brebes diraih Desa Pagejukan Kecamatan Brebes.

Untuk lomba tertib administrasi diraih Desa Parareja Kecamatan Kecamatan Banjarharjo, dan terbaik pertama lomba Pengelolaan UP2K PKK diraih Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan.

Selanjutnya, lomba Pemanfaatan Hatinya PKK  diraih Desa Indrajaya Kecamatan Salem,, kemudian untuk lomba Pelaksana Ivates terbaik pertama diraih Kecamatan Salem.

Dan untuk lomba pelaksaan Posyandu terbaik pertama diraih Posyandu Mamah Desa Kalisumur Kecamatan Bumiayu, terbaik kedua diraih Posyandu Ganggawan, Desa Ganggawang Kecamatan Salem, terbaik ketiga diraih Posyandu Nusa Indah Desa Siasem Kecamatan Wanasari, kemudian juara Harapan pertama diraih oleh Posyandu Sumberjaya, Desa Wangandalem Kecamatan Brebes, Harapan kedua diraih oleh Posyandu Andalu, Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan.



(Yud/ Otz/ Wsd/ HmsBbs)