Warga Tambakserang Bantarkawung tuntut Kadesnya mundur

Warga Tambakserang Bantarkawung tuntut Kadesnya mundur

Kamis, 02 Mei 2019

Warga Tambakserang, Kecamatan Bantarkawung berunjukrasa di depan Kantor Camat Bantarkawung, Kamis (2/5/2019). Foto: Yudhi Prasetyo/PortalPantura.com.

PortalPantura.com, Bantarkawung -- Warga Tambakserang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes memberi kesempatan 10 hari kepada kepala desanya untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di desa mereka. Jika tidak, kepala desa dituntut mundur dari jabatanya.

Asprirasi warga tersebut disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Camat Bantarkawung, Kamis (2/5/2019) siang.

Ratusan massa yang menamakan diri Forum Masyarakat Peduli Desa (Formalisa) membentangkan spanduk dan poster di depan Kantor Camat Bantarkawung dibawah penjagaan aparat kepolisian.

Sejumlah aparat kepolisian berseragam terlihat siaga disekitar aksi unjuk rasa.

Dalam orasinya warga menyampaikan tuntutan-tuntutan mereka melalui pengeras suara.

Kades Tambakserang Nur Hadi bersalaman dengan Korlap aksi unjuk rasa Asep Asikin sambil menyapa warganya. Foto: Yudhi Prasetyo/PortalPantura.com.

Sejumlah perwakilan warga kemudian masuk ke dalam pendopo untuk bertemu dengan Camat Bantarkawung menyampaikan aspirasi mereka.

"Kami menuntut pengembalian uang jual beli aset desa," kata Koordinator unjuk rasa, Asep Asikin. Selain itu, jalan yang rusak akibat mobilisasi alat berat segera diperbaiki.

Tuntutan warga tersebut harus dipenuhi selama 10 hari, jika tidak maka kepala desa harus mundur dari jabatanya.

"Saya sudah mendengar tuntutan warga dan akan memenuhinya," kata Kepala Desa Tambakserang, Nur Hadi di depan massa.

Usai menyampaikan pernyataanya, Nur Hadi lalu bersalaman dengan koordinator aksi unjuk rasa sambil melambaikan tangan kepada warga yang menjadi peserta aksi unjuk rasa.

Saat dimintai keterangan terpisah, Nur Hadi menuturkan, ia telah melunasi silpa sebesar Rp258 juta.

"Jalan yang dulu rusak oleh alat berat juga sudah saya perbaiki," ungkap Nur Hadi di ruang kerja Camat Bantarkawung, Kamis (2/5/2019) usai aksi unjuk rasa berlangsung.

Sementara, dalam aksi unjuk rasa yang dimulai sejak pagi hari tersebut berlangsung dengan aman dan damai.

Warga membubarkan diri setelah mendengarkan pernyataan sikap dari kepala desa mereka.


(Yudhi)