Aplikasi Si Poci Terobosan Terbaru Polres Tegal Diluncurkan

Aplikasi Si Poci Terobosan Terbaru Polres Tegal Diluncurkan

Kamis, 11 Juli 2019

Polres Tegal meluncurkan aplikasi Si Poci pada HUT Bhayangkara ke-73. - Foto: Wijayanto/PortalPantura.com.


PortalPantura.com, Slawi - Aplikasi Sistem Pelaporan Cepat dan Terintegrasi (Si Poci) hasil karya anggota Satlantas Polres Tegal, Roy Rizqun Nada, diluncurkan pada Rabu (10/7/2019) siang, usai puncak Peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di lapangan Kecamatan Dukuhwaru.

Aplikasi Sipoci terintegrasi dengan Galawi Traffic Management Command Center (GTMCC) yang juga dilengkapi Intelegence Management Media (IMM) pun turut diresmikan.

Aplikasi Sipoci kini sudah tersedia secara luas dan dapat diunduh secara gratis melalui Smartphone di Google Play Store.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto mengatakan, GTMCC berfungsi sebagai kendali terpusat dalam memberikan penanganan cepat (Quick Respon) terhadap kejadian darurat dan bencana lewat aduan masyarakat.

Kehadiran GTMCC, juga memudahkan pimpinan dalam melakukan pengawasan secara real time, sehingga meminimalisir berbagai tindakan penyimpangan yang dilakukan oknum Polisi.

“Sistem ini, kami buat untuk menyempurnakan yang sudah ada. Dengan semangat promoter, kami bertekad untuk mengabdi kepada masyarakat memberikan pelayanan terbaik,” tegas Dwi Agus Prianto.

Lebih lanjut, Polres Tegal juga mengembangkan aplikasi Si Poci sebagai kepanjangan tangan dari GTMCC.

Aplikasi ini dirancang, untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pelaporan.

"Baik itu pelaporan kejadian yang bersifat daruat, seperti kecelakaan, kriminalitas maupun pengaduan lainnya. Bencana pun termasuk," imbuh Dwi.

Sementara, Kasatlantas Polres Tegal AKP M Adiel Aristo menjabarkan, program yang dilaunching tersebut sudah terintegrasi secara kesuluruhan.

Adapun fitur aplikasi Si Poci itu terdiri dari S.O.S, panic button, layanan emergency, berita terkini, informasi layanan publik, dan pengaduan masyarakat.

“Dengan mendownload Si Poci di Playstore, masyarakat cukup meregistrasi dengan mengisi nama, alamat, email dan nomor telepon. Setelah itu, fitur-fitur Si Poci bisa langsung digunakan,” kata Adiel.

Dijelaskan Adiel lebih terinci, jika masyarakat mengalami musibah atau melihat tindak kejahatan, kini cukup mengetuk tombol S.O.S sebanyak tiga kali.

Nantinya, laporan darurat tersebut akan diterima ruang pusat kendali GTMCC yang akan diteruskan ke mobil patroli di lapangan.

Sebab, sejumlah mobil patroli Polres Tegal yang berada di lapangan telah dilengkapi dengan GPS.

Sehingga apabila terjadi tindakan darurat, maka mobil patrol terdekat dapat segera menuju titik laporan.

“Selain panic button, ada juga fitur darurat seperti laporan kecelakaan. Bahkan, bencana alam sekalipun. Untuk yang satu ini, masyarakat cukup memberikan keterangan dan menyertakan foto.

Nantinya laporan itu akan kami terima dan diteruskan sesuai dengan lokasi dan jenis laporannya,” pungkasnya. (Wijayanto)