Polisi tahan mantan Sekda Kota Tegal

Polisi tahan mantan Sekda Kota Tegal

Jumat, 05 Juli 2019

Kapolres Tegal  Kota AKBP Siti Rondhijah, Jumat (5/7/2019) saat memberi penjelasan terkait kasus mantan sekda Tegal. Foto:  Wijayanto.


PortalPantura.com,Tegal - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal, Edi Pranowo ditahan penyidik Satreskrim Polres Tegal Kota. Edi di tahan di rutan Polres Tegal kota sejak Kamis (4/07/2019) sore. Penahanan Edi Pranowo dibenarkan Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah, Jumat (5/7/2019).

Edi ditahan setelah ditetapkan statusnya sebagai tersangka dalam dugaan korupsi kasus tukar guling atau ruislag tanah blok Bokong Semar untuk tempat pembuangan akhir (TPA), yang juga menjerat sejumlah nama beberapa tahun silam..

“Iya betul, karena berkasnya sudah P21 (lengkap) sejak kemarin sudah di tahanan,” katanya.

Selanjutnya, kata Kapolresta, pihaknya tinggal melakukan penyerahan berkas dan tersangka ke Kejaksaan Negeri Tegal. Saat ini tersangka sudah diamankan di tahanan Polres Tegal Kota.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Agus Budi Yuwono menegaskan penahanan dilakukan setelah sebelumnya yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka. Kemudian, berkas-berkas juga sudah lengkap. “Sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka terlebih dahulu,” tegas Kasatreskrim.

Menurut Kasatreskrim, tersangka kini dijerat dengan UU No.31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah UU No.20 tahun 2021 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun.

Selain Edi Pranowo, kasus tukar guling tanah bokong semae juga menyeret sejumlah nama yang sudah menjalani masa hukuman yakni mantan walikota Tegal Ikmal Jaya, Kabag Tata Usaha Pemerintahan Hartoto, pengusaha Syaeful Jamil yang Dirut PT Tri Daya Pratama dan Rudianto Tan (Citra Land)
(Wijayanto)