Polisi tangkap komplotan yang bawa kabur truk kontainer barang bukti

Polisi tangkap komplotan yang bawa kabur truk kontainer barang bukti

Jumat, 05 Juli 2019

Salah seorang pelaku kejahatan yang membawa truk kontainer barang bukti digelandang ke Mapolres Brebes setelah ditangkap. Foto: Tri H.

PortalPantura.com, Brebes - Polisi dari Resmob Satreskrim Polres Brebes dibantu Jatanras Polda Metro Jaya menangkap empat orang atas kejahatanya yang membawa kabur truk kontainer barang bukti kecelakaan, Brebes. Keempat pelaku ditangkap di tempat yang berbeda yakni di Purwakarta, Indramayu, Subang, dan Cikarang, Jawa Barat.

"Barang bukti ditemukan di Malang, Jawa Timur, namun kondisinya sudah dipereteli," kata KBO Reskrim Polres Brebes Iptu Triyatno didampingi Kanit I Aiptu Titok di Mapolres Brebes, Jumat (5/7/2019).

Mereka yang ditangkap yakni  Tedy Iswahyudi (37), warga Rancajawat blok Garen Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Marcello Oktobry (38) warga Komplek Fajar Raya A1 No 41 RT 02/ RW 24 Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi Jawa Barat. Kemudian, Arip Parwoto (43) warga Perum Bumiwaringin Indah Bekasi dan Cahya Robiyanto (42) warga Jalan Makam Penili Surabaya.

Penangkapan pelaku kejahatan tersebut berkat pengembangan dari salah satu pelaku yang sebelumnya ditangkap terlebih dahulu.

Dalam melancarkan aksinya, para pelaku memalsukan dokumen perusahaan PT Seino Indomobil Logistik (SIL) sebagai pemilik truk kontainer yang dibawa kabur tersebut. Dokumen palsu itu digunakan pelaku untuk membawa truk kontainer yang menjadi barang bukti di Pos Lantas Bumiayu.

Dari keempat pelaku, satu orang bertugas mengambil truk, satu pelaku lainya bertugas membawa truk ke Malang, sementara pelaku lainya lagi bertugas mencari calon pembeli.

Kasus truk kontainer barang bukti kecelakaan tersebut masih dalam penanganan polisi dan terus dikembangkan.

Peristiwa kejahatan yang menyeret empat pelaku tersebut diketahui saat karyawan PT SIL akan mengambil truk kontainer tersebut, namun truk yang hendak diambil itu ternyata sudah diambil orang lain.
(Tri H)