Tiga Anggota Reskrim Polres Tegal dapat Penghargaan Tim Terbaik

Tiga Anggota Reskrim Polres Tegal dapat Penghargaan Tim Terbaik

Rabu, 10 Juli 2019

Tiga Anggota Satreskrim Polres Tegal saat menerima penghargaan dari Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto SIK MH , Rabu (10/07/2019) siang. -  Foto: Wijayanto/PortalPantura.com.


PortalPantura.com, Slawi Tiga anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tegal mendapat penghargaan kategori tim terbaik dari Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus Prianto, SIK, MH. Penghargaan diberikan, usai gelaran puncak upacara HUT ke-73 Bhayangkara di Lapangan Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Rabu (10/7/2019) siang.

Ketiga anggota tersebut mendapat penghargaan, atas prestasi yang diraih, setelah berhasil mengungkap kasus dalam waktu singkat sesuai target pimpinan. Bahkan, beberapa kasus diantaranya mampu diselesaikan dalam waktu 1x24 jam.

Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus mengatakan, penghargaan yang diberi merupakan bentuk apresiasi atas kinerja para anggota. Termasuk mereka yang mengedepankan tugas Polri dengan profesional, modern dan terpercaya (Promoter). Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi anggota lainnya untuk meningkatkan kinerja.

"Dengan keberhasilan yang dicapai, tentu semakin meningkatkan kepercayaan kepada publik. Saya berharap, penghargaan semacam ini bisa menjadi atmosfer yang positif bagi anggota lainnya," pungkasnya.

Adapun penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan diberikan kepada Aipda Kukuh, Bripka Lili, dan Bripka Joko. Ketiganya merupakan personel 'Kolosebo' Reserse Mobile (Resmob) Satreskrin Polres Tegal.

Sementara itu, Kasat Reskrim, AKP Bambang Purnomo menyebut, selama ini timnya mampu dengan cepat mengungkap kejadian yang dilaporkan. Kurang lebih dalam kurun waktu 1x24 jam, laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan baik.

Ditambahkan Bambang, pihaknya mentargetkan setiap satu pekan, satu kasus bisa segera terungkap. Dengan dedikasi tersebut, rincian data dan berkas perkarapun harus dilengkapi.

"Tidak hanya ungkap saja, tetapi data dan berkasnya juga jelas dan lengkap, sehingga bisa dilimpahkan ke tahapan berikutnya," kata Bambang.

Adapun dari beberapa perkara yang berhasil diungkap yakni, kasus pembunuhan pengemudi ojek online, pembunuhan tukang pencari rumput, penemuan mayat di beberapa lokasi dan beberapa kasus tindak pidana kejahatan, seperti pencurian sepeda motor (curanmor), penipuan serta penjambretan. (Wijayanto)