Buang Bayi Dalam Kantong Plastik, Mahasiswi di Brebes Digelandang ke Kantor Polisi - Portal Pantura

Buang Bayi Dalam Kantong Plastik, Mahasiswi di Brebes Digelandang ke Kantor Polisi

Kamis, 15 Agustus 2019, 17.47
iklan
RS wajahnya ditutupi kain saat digelandang ke Mapolres Brebes oleh petugas. - Foto: Tri H - 

PortalPantura.com, Brebes - RS (19) seorang mahasiswi semester 2 sebuah perguruang tinggi di Tegal yang merupakan warga Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes terpaksa digiring petugas gabungan dari Polsek Larangan dan tim dari Resmob Satreskrim Polres Brebes untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya yang membuang bayi yang baru dilahirkanya sendiri dengan menggunakan kantong plastik disebuah lahan tidak jauh dari rumahnya. Diduga, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan pasanganya.

Dihadapan polisi, RS mengakui bahwa bayi yang dibuang tersebut merupakan bayi yang baru dilahirkanya. Ia mengatakan, bayinya tersebut dilahirkan di kamar mandi rumahnya seorang diri. Setelah itu, RS memasukan bayi dan ari-ari ke dalam kantong plastik dan dibuang di semak-semak dibelakang rumah.

Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Tri Agung Suryomicho kepada awak media mengatakan, kasus pembuangan bayi tersebut terungkap berawal dari laporan masyarakat.

"Saat ditemukan kondisi bayi sudah tidak bernyawa, namun masih terdapat ari-ari yang menempel," ungkap Tri.

Dari hasil otopsi Dikkes Polda Jawa Tengah menyebut bahwa jasad bayi yang ditemukan tersebut meninggal dunia karena dibekap dan dimasukan ke dalam kantong plastik serta diikat dengan tali rapat-rapat.

Atas perbuatanya tersebut, RS dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 340 dan 341 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup karena telah melakukan pembunuhan secara berencana. (Tri H)

TerPopuler