Bentuk Karakter Pemuda Lewat Kemah Kebangsaan

Bentuk Karakter Pemuda Lewat Kemah Kebangsaan

Selasa, 03 September 2019


PortalPantura.com, Brebes - Guna membentuk karakter pemuda dalam melanjutkan perjuangan bangsa, Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes menggelar Kemah Kebangsaan yang diselenggarakan di Wisata Edukasi Gunung Geulis Learning Center (GGLC) Bantarkawung beberapa waktu lalu.

Kemah yang mengusung tema Peran Pelajar Dalam Peningkatan Wawasan Kebangsaan tersebut diikuti ratusan pelajar SMA, SMK, dan Ma yang ada di Kabupaten Brebes wilayah selatan.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes, Ir Iskandar mengatakan, kemah kebangsaan ini baru pertama kali digelar dan dilakukan selama dua hari.

Menurut Iskandar, saat ini Bangsa Indonesia sedang menghadapi berbagai persoalan yang genting. Di antaranya paham maupun ideologi yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Derasnya terpaan arus teknologi dan informasi juga turut mempengaruhi generasi muda kita, seperti surutnya moral serta etika pemuda yang tidak selaras dengan nilai-nilai pancasila," beber Iskandar.

Selain itu, lanjut Iskandar, narkoba juga masih menjadi musuh masif bagi keberlangsungan bangsa. Masih banyak generasi muda terjerumus dalam lembah hitam narkoba, bahkan ada yang mati sia-sia karena barang kharam tersebut.

"Persoalan lain juga datang dari tubuh kepemerintahan di Indonesia. Hampir setiap hari oknum pejabat ditangkap karena kasus korupsi. Kondisi ini menandakan bahwa perlunya regulasi serta peran aktif pemuda agar budaya korupsi tidak lagi terjadi," tambah Iskandar.

Iskandar menjelaskan, Dewan Pendidikan sendiri merupakan organisasi mandiri yang terintegrasi dengan pemerintah daerah. Tugas dan fungsinya yaitu menjaring informasi serta aspirasi siswa kaitannya dengan kualitas pendidikan, nantinya akan disampaikan ke pemerintah agar pendidikan lebih maju dan berkualitas.

Ketua panitia Kemah Kebangsaan Estu Susilo mengatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan. Melalui Kemah Kebangsaan peserta semakin menambah pemahaman dan kecintaan terhadap bangsa.

"Kami mengundang 10 sekolah, dari 6 Kecamatan di wilayah Brebes selatan. Mereka adalah siswa SMA,SMK, MA, masing-masing regu terdapat 10 siswa," terang Estu.

Kata Estu, peserta kemah bisa menyampaikan bagaimana langkah pemuda dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi bangsa. Karena banyak kegiatan positif pada Kemah Kebangsaan, yaitu penyampaian materi, yang disampaikan Dewan Pendidikan Bidang Manajemen, Advokasi dan Hukum Samsul Maarif tentang ideologi bangsa, serta Kepala Seksi Kesatuan Bangsa Kantor Kesbangpol Kabupaten Brebes Agus Ismanto tentang Nasionalisme, Internet dan Generasi Muda Indonesia.

"Malamnya kami isi dengan kegiatan permainan tradisional yaitu Bubuyan, dimana permainan tersebut melatih kekompakan dan membentuk kepribadian peserta. Kemudian dilanjutkan renungan malam," tambah Estu.

Kegiatan hari berikutnya diadakan diskusi, serta lomba pidato dengan tema wawasan kebangsaan. Pada lomba pidato, juara 1 diraih Defi Laila (SMA N 1 Salem), juara 2 Nur Izah (MAN 2 Brebes) juara 3 Fitri Isma (SMA N 1 Bumiayu). Selaku dewan juri perwakilan Suara Merdeka Wahidin Soejda, perwakilan Dinas Komonikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes Bayu Arfi, serta perwakilan Dewan Pendidikan H Toridin. (Yud/BA/HmsKabBbs)