Ungkap Misteri Kematian Warga Bantarkawung, Makam Dibongkar - Portal Pantura

Ungkap Misteri Kematian Warga Bantarkawung, Makam Dibongkar

Sabtu, 14 September 2019, 20.20
iklan

PortalPantura.com, Brebes - Sebuah pemakaman umum di jalan raya Bantarkawung-Salem, Kabupaten Brebes mendadak ramai, Jumat (14/9/2019). Warga mulai mendatangi pemakaman tersebut sejak pagi hari. Warga yang datang penasaran dan ingin menyaksikan pembongkaran sebuah makam warga Dusun Cikokol, Desa Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Brebes tersebut.

Pembongkaran makam yang seorang warga Bernama Denis Purwanti (25) tersebut untuk keperluan otopsi. Pembongkaran makan itu setelah pihak keluarga melaporkan adanya kejanggalan atas kematian Denis pada Kamis (29/8/2019) di Ciulengsi, Bogor, Jawa Barat.

Kematian Denis dikabarkan oleh suaminya, Yudit, yang menyebut Denis meninggal dunia karena bunuh diri. Jasad wanita yang telah dikaruniai anak dua tersebut kemudian dibawa ke kampung halaman di Desa Jipang dan dimakamkan di daerah tersebut.

Kecurigaan muncul saat jenazah Denis dimandikan. Keluarga melihat ada luka seperti bekas jeratan tali yang melingkar di tengah leher korban serta ada memar di jari-jari tangan jenazah. Fakta tersebut dinilai janggal oleh pihak keluarga karena biasanya orang yang bunuh diri jeratan tali pada pangkal leher bagian atas  dan hanya pada bagian depanya saja.

Atas kecurugaan tersebu, pihak keluarga kemudian pergi ke kontrakan Denis di Bogor guna mengetahui kejadian sebelum kematian Denis. Dari keterangan warga yang ditanyai keluarga korban tidak ada yang tahu persis, namun para tetangga melihat Denis sudah berada dilantai dalam kondisi tidak bernyawa.

Keluarga korbanpun melaporkan ke Polsek Bantarkawung Polres Brebes melaporkan kejadian tersebut. Atas saran dari Kapolsek Bantarkawung, keluarga harus melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciulengsi Polres Bogor karena tempat kejadian perkara berada di daerah tersebut.

Guna mengetahui penyebab kepastian kematian Denis, Polsek Ciulengi kemudian membongkar makam Denis untuk keperluan otopsi. Otopsi sendiri dilakukn oleh tim dokter forensik dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta.

Kapolsek Bantarkawung, Iptu Hasari mengatakan, pembongkaran makam Denis tersebut karena pihak keluarga ingin mengetahui penyebab kematian Denis sebenarnya.

"Apapun hasilnya, keluarga korban akan menerima, namun jika kematian Denis krena orang lain, maka pihak keluarga akan menempuh jalur hukum," kata Hasar.

Sementara dokter forensik dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, dr Astrit menuturkan, kegiatan pembongkaran makam Denis dilakukan untuk mencari kejelasan tentang sesuatu yang ditanyakan oleh penyidik. "Segala sesuatu maupun temuan-temuan telah disampaikan ke penyidik," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Ciulengsi Polres Bogor AKP Dede Sumrno mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil dari laboratorium Rumah Sakil Polri Kramat Jati.

"Kami menunggu hasil secara resmi dari rangkaian awal hingga akhir," kata Dede. Hasil akhir tersebut, menurutnya akan disampaikan ke keluarga Denis. (Yud)

TerPopuler