Portal Pantura – Rial Iran memimpin daftar mata uang paling lemah di dunia. Untuk mendapat satu dolar AS, dibutuhkan tak kurang dari 1.318.130 rial Iran.
Rupiah pun tak luput dari daftar ini. Mata uang Indonesia berada di posisi keenam dengan nilai tukar Rp17.460 per dolar AS.
Perlu dicatat, nilai tukar yang besar bukan otomatis cerminan ekonomi yang buruk. Ada banyak faktor yang memengaruhi besaran kurs, mulai dari inflasi jangka panjang, kebijakan moneter, hingga sejarah redenominasi mata uang.
Daftar ini diurutkan berdasarkan jumlah unit mata uang lokal yang diperlukan untuk membeli satu dolar AS.
Berikut 10 mata uang dengan nilai paling rendah terhadap dolar AS saat ini:
- Rial Iran — 1.318.130 per US$1
- Pound Lebanon — 89.500 per US$1
- Dong Vietnam — 26.350 per US$1
- Leone Sierra Leone — 22.683 per US$1
- Kip Laos — 21.808 per US$1
- Rupiah Indonesia — 17.460 per US$1
- Som Uzbekistan — 12.072 per US$1
- Franc Guinea — 8.735 per US$1
- Guarani Paraguay — 6.081 per US$1
- Ariary Madagaskar — 4.158 per US$1
Rial Iran terperosok jauh akibat tekanan sanksi internasional yang berlangsung selama bertahun-tahun. Kondisi ini membuat nilai tukarnya ambruk hingga melewati angka satu juta per dolar.
Sementara rupiah masih bertahan di kisaran Rp17.000-an. Angka ini dipengaruhi oleh dinamika pasar global, termasuk penguatan dolar AS dan sentimen investor terhadap aset negara berkembang.***

