Portal Pantura – PT PLN (Persero) memutuskan tidak mengubah tarif listrik untuk kuartal I tahun 2026 yang berlaku Januari hingga Maret. Kebijakan ini menyasar 24 golongan pelanggan tanpa ada penyesuaian tarif.
Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat. PLN juga ingin memberikan kepastian dan stabilitas ekonomi di awal tahun.
Dasar Penetapan Tarif Listrik
Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 mengatur mekanisme penyesuaian tarif. Untuk pelanggan non-subsidi, evaluasi dilakukan setiap tiga bulan.
Penyesuaian mengacu pada empat parameter ekonomi makro. Parameter tersebut meliputi nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).
Meski parameter ekonomi berfluktuasi, tarif kuartal I 2026 tidak mengalami perubahan. Stabilitas ini memberikan kepastian bagi konsumen dalam merencanakan anggaran bulanan.
Daftar Tarif Listrik PLN Kuartal I 2026
Tarif Subsidi Rumah Tangga
- 450 VA (R-1/TR): Rp415 per kWh
- 900 VA (R-1/TR): Rp605 per kWh
Tarif Rumah Tangga Non-Subsidi
- 900 VA (R-1/TR): Rp1.352 per kWh
- 1.300 VA (R-1/TR): Rp1.444,70 per kWh
- 2.200 VA (R-1/TR): Rp1.444,70 per kWh
- 3.500-5.500 VA (R-2/TR): Rp1.699,53 per kWh
- Di atas 6.600 VA (R-3/TR, TM): Rp1.699,53 per kWh
Tarif Bisnis
- 6.600 VA-200 kVA (B-2/TR): Rp1.444,70 per kWh
- Di atas 200 kVA (B-3/TM, TT): Rp1.114,74 per kWh
Tarif Industri
- Di atas 200 kVA (I-3/TM): Rp1.114,74 per kWh
- Di atas 30.000 kVA (I-4/TT): Rp996,74 per kWh
Tarif Fasilitas Pemerintah
- 6.600 VA-200 kVA (P-1/TR): Rp1.699,53 per kWh
- Di atas 200 kVA (P-2/TM): Rp1.522,88 per kWh
- Penerangan jalan (P-3/TR): Rp1.699,53 per kWh
- Berbagai tegangan (L/TR, TM, TT): Rp1.644,52 per kWh
Tarif Sosial
- 450 VA (S-1/TR): Rp325 per kWh
- 900 VA (S-1/TR): Rp455 per kWh
- 1.300 VA (S-1/TR): Rp708 per kWh
- 2.200 VA (S-1/TR): Rp760 per kWh
- 3.500 VA-200 kVA (S-1/TR): Rp900 per kWh
- Di atas 200 kVA (S-2/TM): Rp925 per kWh
Cara Menghitung Biaya Listrik Bulanan
Langkah 1: Hitung Konsumsi Harian (Wh)
Gunakan rumus: Daya (Watt) x Waktu Penggunaan (Jam)
Contoh: Kipas angin 75 watt digunakan 8 jam per hari.
- Hasil: 75 x 8 = 600 Wh
Langkah 2: Konversi ke kWh
Jumlahkan konsumsi semua peralatan, lalu bagi 1.000.
- 1 kWh = 1.000 Wh
- Contoh: Total 10.000 Wh = 10 kWh
Langkah 3: Hitung Biaya Harian
Kalikan total kWh dengan tarif sesuai golongan.
Contoh: 10 kWh x Rp1.352 (tarif 900 VA) = Rp13.520 per hari
Langkah 4: Hitung Biaya Bulanan
Kalikan biaya harian dengan 30 hari.
- Rp13.520 x 30 = Rp405.600 per bulan
Cara Cek Tagihan Listrik Secara Online
1. Aplikasi PLN Mobile
- Unduh di PlayStore atau AppStore
- Daftar dengan ID Pelanggan
- Pilih menu “Informasi” lalu “Informasi Tagihan dan Token Listrik“
2. Website PLN
- Kunjungi pln.co.id
- Pilih “Pelanggan” > “Informasi Tagihan dan Token Listrik“
- Masukkan ID Pelanggan
3. WhatsApp PLN
- Simpan nomor 08122-123-123
- Kirim pesan “Halo” atau “Cek Tagihan”
- Ikuti instruksi bot otomatis
4. Marketplace
Platform seperti Tokopedia dan Shopee menyediakan layanan cek tagihan. Buka menu “Tagihan & Top Up”, pilih Listrik PLN, lalu masukkan ID Pelanggan.
Keuntungan Tarif Tetap
Stabilitas tarif memberikan prediktabilitas bagi konsumen. Rumah tangga dan pelaku usaha dapat merencanakan pengeluaran dengan lebih baik.
Pemerintah berharap kebijakan ini mendukung pemulihan ekonomi. Daya beli masyarakat diharapkan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.
Pelanggan disarankan memantau penggunaan listrik secara berkala. Efisiensi energi akan membantu menekan biaya bulanan meski tarif tidak berubah.***
Tim Redaksi
