Portal Pantura, Brebes – Hari ini, Selasa (7/7/2026), masyarakat Jawa memperingati weton Selasa Kliwon yang jatuh dalam Wuku Mandhasiya. Menurut kepercayaan primbon Jawa, weton ini menyimpan makna khusus terkait karakter dan peruntungan seseorang.
Selasa Kliwon dalam Penanggalan Jawa
Berdasarkan kalender Jawa, hari ini bertepatan dengan 22 Sura 1960 Tahun Be atau 22 Muharam 1448 Hijriah. Weton Selasa Kliwon memiliki neptu 11, hasil penjumlahan Selasa (3) dan Kliwon (8).
Dalam tradisi Jawa, weton dipercaya dapat menggambarkan karakter, perjalanan hidup, hingga kecocokan pasangan. Perhitungan ini masih banyak dijadikan pedoman dalam berbagai keperluan hidup.
Karakter Pemilik Weton Selasa Kliwon
Menurut primbon, orang yang lahir pada weton ini umumnya berwatak lembut, ramah, dan memiliki tutur kata yang enak didengar. Mereka juga dikenal memiliki sikap nriman, yakni mampu menerima keadaan dengan lapang dada.
Meski begitu, pemilik weton ini juga cenderung mudah tersulut emosi, terutama saat menghadapi situasi yang tidak sesuai harapan.
Makna Aras Tuding dan Sumur Sinaba
Pangarasan weton Selasa Kliwon disebut Aras Tuding. Artinya, pemilik weton ini kerap dipercaya memegang jabatan penting di lingkungan kerja maupun organisasi. Namun di sisi lain, mereka juga rentan menjadi sasaran penilaian negatif.
Sementara itu, Pancasuda weton ini adalah Sumur Sinaba, yang bermakna dadi pangungsening kapinteran. Simbol ini menggambarkan sosok berwawasan luas yang kerap menjadi tempat bertanya dan meminta nasihat.
Simbol dan Watak Wuku Mandhasiya
Hari ini berada dalam Wuku Mandhasiya yang dilambangkan Bathara Brama, mencerminkan pribadi yang keras pendirian dan sulit memaafkan saat marah.
Beberapa simbol dalam wuku ini antara lain:
- Gedhong terkunci — melambangkan sifat hemat namun senang dipuji
- Pohon asam — simbol kesejukan hati dan kemampuan mengayomi
- Burung platuk bawang — mencerminkan pekerja keras dan berbelas kasih
- Batu hitam di bawah pohon besar — menandakan kesabaran tinggi, meski sulit diredam saat emosi memuncak
Peringatan dalam Primbon
Primbon mengingatkan adanya potensi gangguan dari orang lain maupun taring binatang selama tujuh hari dalam Wuku Mandhasiya. Aktivitas menggali tanah atau pekerjaan yang berkaitan dengan bagian bawah tanah disarankan dihindari pada periode ini.
Secara khusus, Selasa Kliwon di Wuku Mandhasiya dianggap sebagai hari yang menuntut kehati-hatian ekstra karena berpotensi memunculkan hambatan atau persaingan.
Kecocokan Pekerjaan dan Asmara
Karakter Selasa Kliwon dinilai cocok untuk profesi yang membutuhkan ketelitian dan tanggung jawab, seperti administrasi, pelayanan publik, perdagangan, usaha mandiri, pertanian, pertukangan, hingga pekerjaan kreatif.
Dalam urusan asmara, weton ini dipercaya cocok dengan pasangan berneptu 7, 12, atau 17. Beberapa weton yang dianggap serasi antara lain Selasa Wage, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Kamis Wage, Kamis Pahing, dan Sabtu Kliwon.***
Tim Redaksi
