Portal Pantura, Brebes – Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes menggelar acara bertajuk Bersholawat Bersama, Melangitkan Doa untuk Kemaslahatan Kabupaten Brebes. cara tersebut dilangsungkan pada Senin, 23 September 2024, di lapangan Asri Bumiayu, dan dihadiri oleh ribuan warga dari berbagai wilayah di Brebes.
Acara sholawat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Trio Pahlevi, SE., beserta jajarannya, Penjabat (Pj.) Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT., serta para ulama terkenal seperti Habib Soleh Abdulah bin Alkaf, Habib Hadi Muhammad bin Husain Al Athos, dan Habib Salim Abdulah Al Kaf. Tidak ketinggalan, kelompok sholawat Babul Musthofa turut memeriahkan acara tersebut dengan lantunan sholawat yang menggetarkan jiwa para peserta.
Sosialisasi Melalui Pendekatan Spiritual
Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Trio Pahlevi, menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan sholawat ini, Kabupaten Brebes menjadi lebih baik, tidak hanya dalam aspek religius, tetapi juga dalam hal proses demokrasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat Brebes untuk terlibat langsung dalam mengawasi setiap tahapan pemilu, sehingga dapat tercipta pemilu yang jujur dan adil,” ujarnya.
Trio juga menjelaskan bahwa Bawaslu Brebes hingga saat ini telah membentuk 50 pengawas ad hoc di 17 kecamatan dan 297 pengawas di tingkat desa. Selain itu, Bawaslu juga sedang dalam proses pembentukan pengawas di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memastikan bahwa seluruh proses pemilu dapat diawasi dengan ketat.
“Dengan adanya pengawas ad hoc ini, kami berharap pengawasan partisipatif dapat semakin diperluas,” tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor jika menemukan indikasi pelanggaran dalam proses Pilkada. Hingga saat ini, belum ada laporan terkait pelanggaran yang diterima Bawaslu, namun beberapa masyarakat sudah mulai melakukan konsultasi terkait pengawasan pemilu. Bawaslu juga telah menyediakan hotline bagi masyarakat yang ingin melapor secara langsung, selain dapat datang ke kantor Bawaslu atau Panwascam setempat.
Tantangan Kotak Kosong
Dalam kesempatan yang sama, Trio Pahlevi juga menyinggung soal fenomena kotak kosong dalam Pilkada 2024. Menurutnya, aturan yang ada tidak menghalangi kampanye kotak kosong. Namun, hanya pasangan calon yang diusung oleh partai politik atau calon independen yang dapat difasilitasi dalam kampanye secara resmi. Meskipun demikian, Bawaslu tetap berkomitmen untuk mengawasi seluruh proses kampanye, baik yang dilakukan oleh calon maupun yang melibatkan fenomena kotak kosong.
Pesan dari Pj. Bupati Brebes
Sementara itu, Pj. Bupati Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT., menyatakan bahwa acara sholawat ini bukan hanya sekadar ajang sosialisasi pengawasan pemilu, tetapi juga menjadi momen spiritual bagi masyarakat Brebes.
“Dalam suasana bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, acara ini mengingatkan kita akan pentingnya meneladani sikap dan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga integritas dan keadilan dalam proses demokrasi,” ujarnya.
Djoko juga menekankan bahwa Pilkada 2024 merupakan salah satu peristiwa demokrasi terbesar di Indonesia, yang akan menentukan arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga agar Pilkada berlangsung dengan jujur, adil, dan berintegritas.
“Bukan hanya tugas Bawaslu dan KPU, tetapi ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Pilkada yang bersih,” tambahnya.






