Portal Pantura, Brebes – Kopi telah menjadi minuman yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, tidak hanya karena rasanya yang khas, tetapi juga karena manfaat kesehatannya. Meski begitu, masih banyak yang bertanya-tanya kapan waktu terbaik untuk menikmati secangkir kopi, khususnya kopi hitam tanpa gula, agar manfaatnya lebih optimal.
Sebagai minuman yang rendah kalori, kopi hitam dianggap sehat jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Setiap 120 gram kopi bubuk, misalnya, hanya mengandung sekitar 2 kalori. Hal ini menjadikan kopi sebagai pilihan minuman yang aman bagi mereka yang menghindari asupan kalori berlebih, terutama jika diminum tanpa tambahan gula.
Tidak hanya itu, berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa kopi memiliki manfaat bagi kesehatan jantung dan otak. Namun, kapan sebenarnya waktu terbaik untuk menikmati kopi hitam tanpa gula?
Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Kopi?
Pada dasarnya, kopi dapat diminum kapan saja tergantung pada preferensi individu. Banyak orang memulai pagi mereka dengan secangkir kopi untuk meningkatkan energi dan fokus. Ada juga yang lebih suka menikmatinya di sore hari untuk mengusir rasa kantuk di tengah aktivitas atau pekerjaan.
Berikut adalah beberapa waktu yang direkomendasikan untuk menikmati kopi hitam tanpa gula agar Anda bisa merasakan manfaatnya secara maksimal:
1. Sebelum atau Setelah Berolahraga
Bagi mereka yang suka berolahraga, minum kopi hitam sebelum latihan bisa menjadi pilihan yang tepat. Kafein dalam kopi dapat meningkatkan performa fisik serta membantu proses pembakaran lemak. Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf, yang kemudian memberi sinyal kepada tubuh untuk menggunakan lemak sebagai sumber energi. Hal ini sangat berguna bagi mereka yang ingin membakar lebih banyak kalori selama berolahraga.
Tidak hanya sebelum olahraga, kopi juga bermanfaat jika diminum setelah sesi latihan. Minum kopi hitam setelah berolahraga dapat membantu mempercepat pemulihan otot, terutama setelah latihan yang berat. Kafein membantu mengurangi nyeri otot yang mungkin timbul dan meningkatkan pemulihan tubuh.
2. Setelah Makan Siang
Bagi banyak orang, setelah makan siang sering kali menjadi saat-saat di mana rasa kantuk mulai menyerang. Tubuh cenderung merasa lelah dan kurang bertenaga di sore hari, terutama setelah mengonsumsi makanan berat. Ini adalah saat yang ideal untuk menikmati secangkir kopi hitam tanpa gula.
Minum kopi setelah makan siang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga energi tetap stabil hingga sore hari. Selain itu, pada waktu ini, kadar kortisol dalam tubuh—hormon yang mengatur respons stres dan energi—biasanya mulai menurun, sehingga kafein dalam kopi bisa memberikan dorongan tambahan untuk tetap fokus dan produktif.
Namun, perlu diingat, meski minum kopi di sore hari bisa membantu menghilangkan rasa kantuk, sebaiknya hindari minum kopi terlalu sore atau mendekati waktu tidur. Mengonsumsi kafein terlalu dekat dengan waktu tidur dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat Anda sulit terlelap.
3. Setelah Bangun Tidur
Bagi banyak orang, pagi hari tak lengkap tanpa secangkir kopi. Kebiasaan minum kopi di pagi hari memang sudah menjadi rutinitas bagi sebagian besar masyarakat. Namun, jika Anda ingin merasakan manfaat kopi secara maksimal, ada baiknya memberikan jeda sekitar 90 menit setelah bangun tidur sebelum menikmati kopi hitam.
Hal ini disarankan karena setelah bangun tidur, tubuh secara alami memproduksi hormon kortisol yang membantu kita terjaga dan waspada. Minum kopi terlalu cepat setelah bangun bisa mengganggu ritme kortisol ini. Dengan memberikan jeda waktu, Anda bisa menghindari “tabrakan” antara produksi kortisol alami dan kafein dari kopi.
Selain itu, jika Anda terbiasa minum kopi di pagi hari, disarankan untuk mengonsumsi camilan ringan terlebih dahulu. Ini bertujuan untuk menghindari peningkatan produksi asam lambung yang bisa menyebabkan masalah pencernaan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat maag atau gangguan lambung lainnya.
Pentingnya Memahami Toleransi Tubuh terhadap Kafein
Meskipun kopi memiliki banyak manfaat, penting untuk memahami batasan konsumsi kafein harian Anda. Bagi sebagian orang, konsumsi kafein yang berlebihan bisa menyebabkan efek samping seperti gelisah, jantung berdebar, atau sulit tidur. Oleh karena itu, konsumsi kopi sebaiknya dibatasi sesuai dengan kebutuhan dan toleransi tubuh masing-masing.
Secara umum, mengonsumsi 1-2 cangkir kopi per hari dianggap aman bagi kebanyakan orang. Namun, bagi mereka yang lebih sensitif terhadap kafein, mungkin satu cangkir saja sudah cukup.***