IKLAN
News

Desa Kutayu Tetapkan RKP 2026, BUMDes Jalankan Program Ketahanan Pangan dengan Dana Desa

Avatar photo
×

Desa Kutayu Tetapkan RKP 2026, BUMDes Jalankan Program Ketahanan Pangan dengan Dana Desa

Sebarkan artikel ini

Portal Pantura,  – Desa Kutayu, Kecamatan , , resmi menetapkan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Desa tahun 2026. Penetapan dilakukan Senin (20/10/2025) di Balai Desa Kutayu.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat terkait. Di antaranya Kepala Desa Kutayu Masturo, Sekretaris Camat Widodo, dan Kasi PMD Yekti Utamkningsih, serta Kasi Pemerintahan Rindo. Turut hadir Pendamping Desa Kecamatan Nanang Syaefudin serta seluruh ketua RT dan RW se-Desa Kutayu.

Agenda Tahunan Pembangunan Desa

IKLAN

Kepala Desa Masturo menegaskan, penetapan RKP merupakan agenda rutin tahunan. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam pembangunan desa.

“Ini agenda tahunan yang harus dilaksanakan,” kata Masturo.

Ia menjelaskan, program tahun 2026 mengikuti aturan untuk mendukung program nasional. Sinkronisasi ini berdampak langsung pada pelaksanaan program di tingkat desa.

BUMDes Garap Program Ketahanan Pangan

Program unggulan tahun depan adalah ketahanan pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Program ini mengalokasikan 20 persen dari total Dana Desa.

“Di tahun depan BUMDes akan melaksanakan program ketahanan pangan dengan anggaran 20 persen dari Dana Desa,” ujar Masturo.

Bentuk konkret program ketahanan pangan adalah penggemukan kambing. Program ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus ketahanan pangan lokal.

Masturo mengajak seluruh warga ikut mengawasi jalannya program. Pengawasan partisipatif diperlukan agar program berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal.

Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan

Pemerintah Desa Kutayu menghadapi kendala anggaran yang cukup signifikan. Banyak program nasional dialokasikan melalui Dana Desa.

Akibatnya, desa hanya bisa mengelola 32 persen Dana Desa secara mandiri. Kondisi ini membatasi ruang gerak pemerintah desa dalam melaksanakan pembangunan.

“Dana Desa yang bisa dijalankan desa hanya 32 persen saja,” ungkap Masturo.

Meski demikian, pemerintah desa tetap menampung usulan masyarakat yang menjadi skala prioritas. Keterbatasan dana tidak menyurutkan semangat untuk membangun desa.

Cari Sumber Dana Alternatif

Untuk mengatasi keterbatasan, pemerintah desa aktif mencari sumber pendanaan lain. Salah satunya melalui program aspirasi anggota DPR.

Langkah ini diambil agar pembangunan tetap berjalan optimal. Diversifikasi sumber dana menjadi strategi penting di tengah keterbatasan anggaran.

Musrenbangdes 2027 Digelar Bersamaan

Dalam kesempatan sama, Desa Kutayu juga menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk tahun anggaran 2027.

Kegiatan ini menghasilkan lima usulan pembangunan yang akan dibawa ke tingkat kecamatan. Dua usulan prioritas salah satunya adalah perbaikan jalan kabupaten dan pembangunan bendungan.

Usulan-usulan ini merupakan aspirasi masyarakat yang dikumpulkan melalui forum musyawarah. Partisipasi aktif warga menjadi kunci perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Penetapan RKP Desa 2026 menunjukkan komitmen Desa Kutayu dalam pembangunan berkelanjutan. Meski menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah desa tetap berupaya maksimal.

Program ketahanan pangan melalui penggemukan kambing diharapkan membawa dampak nyata. Selain meningkatkan ekonomi, program ini juga mendukung kemandirian pangan desa.

Dengan pengawasan masyarakat dan manajemen yang baik, program-program pembangunan diharapkan memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan warga Desa Kutayu.***

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P