scroll / tutup
Hot Issue

Pasca Lebaran Bawang Merah Masih Tinggi, Ditingkat Petani Tembus Rp50 Ribu per Kilogram

Yudhi P
×

Pasca Lebaran Bawang Merah Masih Tinggi, Ditingkat Petani Tembus Rp50 Ribu per Kilogram

Sebarkan artikel ini
Harga bawang merah di tingkat petani masih tinggi pasca lebaran 2024. (Foto: Yudhi Prasetyo/Portal Pantura)
Harga bawang merah di tingkat petani masih tinggi pasca lebaran 2024. (Foto: Yudhi Prasetyo/Portal Pantura)

Portal Pantura, Pasca Idul Fitri 1445 hijriyah, harga bawang merah masih tinggi. Bahkan, ditingkat petani tembus Rp50 ribu per kilogram.

Sugeng, salah seorang petani bawang di Kabupaten menyebut, kenaikan harga terbilang cepat.

Ia mengungkapkan, saat dirinya panen dan menjualnya, harga bawang merah tembus Rp45 ribu. Hari berikutnya menjual lagi namun harganya sudah lebih tinggi yakni Rp47 ribu.

“Sekarang sudah RP50 ribu di tingkat petani,” ungkapnya. Hal ini karena pasokan jarang dan petani tidak banyak yang panen.

Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Kabupaten Dian Alex Chandra mengatakan, di awal Ramadhan, harga landai dan cenderung murah.

Namun, lanjutnya, pada H-10 harga mulai naik. Bahkan kenaikan cukup tajam Dimana harga di tingkat petani mencapai Rp25 ribu per kilogram.

Harga bawang merah terus meroket hingga menembus Rp70 ribu perkilogram. Harga tersebut bertahan sampai dengan H+2 Idul Fitri.

Kenaikan harga bawang merah tersebut disebabkan karena dampak dari banjir yang melanda. Dimana 7.500 hektar terendam dan 2,500 diantaranya gagal panen.

“Padahal, panen seharusnya bisa dilakukan untuk menghadapi ,” ujarnya.

Harga bawang merah kembali berangsung-asur turun seiring dengan pengiriman dari Ditjen Holtikultura Kementerian Pertanian.

Dian memperkirakan, harga bawang merah masih bisa turun sampai bulan Mei 2024. DImana di bulan tersebut banyak petani yang panen.***

Baca berita terbaru dan konten menarik dari Portal Pantura di Aplikasi Google News Klik disini


konten berikut berasal dari advertiser. Redaksi Portal Pantura tidak terkait dengan pembuatanya

Don`t copy text!