Portal Pantura – Kabar gembira bagi fresh graduate yang belum sempat mengikuti program magang berbayar batch pertama. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka kembali pendaftaran pada November mendatang.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengumumkan bahwa batch kedua akan menyediakan kuota jauh lebih besar dibanding sebelumnya.
Kuota 80 Ribu Peserta di Batch 2
Program magang berbayar batch 1 yang dilaksanakan 15 Oktober 2025 hanya menampung 20 ribu peserta. Angka ini akan melonjak drastis di gelombang berikutnya.
“Batch 1 sebanyak 20 ribu peserta. Ketika sudah berjalan, kita akan siapkan batch 2 sebesar 80 ribu. Kita targetkan sekitar pertengahan November sudah jalan,” ujar Yassierli.
Peningkatan kuota empat kali lipat ini membuka peluang lebih besar bagi lulusan baru untuk mendapat pengalaman kerja.
Perusahaan dan Instansi Pemerintah Ikut Berpartisipasi
Berbeda dengan batch pertama, gelombang kedua akan melibatkan lebih banyak pihak. Kemnaker berencana memperluas jangkauan tempat magang.
“Pada batch 2, kita perluas perusahaan yang ikut berpartisipasi ke kementerian, lembaga, dan badan. Baik dari pemerintah pusat maupun daerah,” ungkap Yassierli.
Langkah ini diambil untuk memenuhi arahan presiden. Tujuannya memberi kesempatan luas dan merata ke seluruh provinsi di Indonesia.
Dengan keterlibatan instansi pemerintah, peserta magang akan mendapat pengalaman bekerja di berbagai sektor. Mulai dari swasta hingga birokrasi pemerintahan.
Tidak Hanya untuk Sarjana
Satu lagi kabar baik dari program ini. Magang berbayar tidak eksklusif untuk lulusan sarjana saja.
“Tidak hanya untuk sarjana tapi juga diploma. Sehingga adik-adik yang melamar ada beberapa posisi untuk diploma,” jelas Menteri Ketenagakerjaan.
Kebijakan inklusif ini memberi kesempatan lebih luas bagi lulusan D3 dan D4. Mereka pun bisa merasakan manfaat program pemerintah ini.
Program Berkelanjutan Hingga 2026
Lebih dari sekadar program jangka pendek, magang berbayar ini akan terus berlanjut. Pemerintah merencanakan pelaksanaan hingga tahun 2026 dan seterusnya.
Artinya, fresh graduate tahun-tahun mendatang tetap punya kesempatan mengikuti program serupa. Ini menjadi komitmen jangka panjang pemerintah dalam mempersiapkan tenaga kerja muda.
Manfaat Program Magang Berbayar
Program ini dirancang sebagai batu loncatan bagi lulusan perguruan tinggi. Beberapa manfaat yang bisa didapat:
Pengalaman Kerja Nyata – Peserta mendapat exposure langsung di dunia profesional. Ini sangat berharga saat melamar pekerjaan tetap nantinya.
Gaji Selama Magang – Berbeda dengan magang biasa, program ini memberikan kompensasi finansial. Fresh graduate bisa tetap mandiri secara ekonomi sambil belajar.
Networking Profesional – Kesempatan membangun relasi dengan praktisi industri dan pemerintahan. Jaringan ini bisa membuka pintu peluang karier di masa depan.
Peningkatan Kompetensi – Magang di perusahaan dan instansi ternama membantu mengasah kemampuan. Baik hard skill maupun soft skill akan terasah maksimal.
Persiapan Menjelang Pendaftaran
Bagi yang tertarik mengikuti batch 2, ada baiknya mulai mempersiapkan diri. Beberapa hal yang perlu disiapkan:
Pastikan dokumen pendidikan lengkap dan terupdate. CV dan portofolio juga sebaiknya sudah disiapkan dengan baik.
Pantau terus laman resmi Kemnaker untuk informasi pendaftaran. Jangan sampai melewatkan jadwal pembukaan registrasi.
Pelajari juga posisi-posisi yang tersedia. Sesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan minat karier Anda.
Kesempatan Emas untuk Fresh Graduate
Dengan kuota 80 ribu dan cakupan lebih luas, batch 2 membuka kesempatan besar. Program ini menjadi solusi bagi fresh graduate yang kesulitan mendapat pekerjaan pertama.
Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Persiapkan diri dengan baik dan pantau terus informasi resmi dari Kemnaker.
Program magang berbayar batch 2 dijadwalkan dibuka pertengahan November 2025. Informasi lebih detail akan diumumkan melalui kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan.***
Tim Redaksi
