Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan infrastruktur sungai guna mengantisipasi potensi bencana pada musim hujan.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pembangunan struktur pengaman tebing di aliran Sungai Pedes di Kabupaten Brebes.
Pembangunan bronjong ini difokuskan untuk menahan erosi tebing yang mengancam permukiman warga serta fasilitas umum vital.
Arus deras dan akumulasi material batu saat banjir kerap memicu erosi hebat di sepanjang tebing sungai tersebut.
Kerusakan tebing menjadi ancaman serius karena lokasinya sangat dekat dengan jalan raya dan jalur kereta api.
Pengawas lapangan proyek, Wahyudiyanto, menegaskan pentingnya intervensi fisik ini untuk menghentikan penggerusan lahan yang terjadi setiap hari.
“Kalau kita lihat, hampir setiap hari terjadi longsoran. Dengan adanya bronjong ini, longsoran bisa tertahan, sehingga tidak langsung menggerus tebing sungai,” katanya, saat ditemui di lokasi proyek.
Konstruksi bronjong dibentangkan sepanjang 150 meter pada kedua sisi sungai untuk mengunci struktur tanah tebing.
Ketinggian bangunan fisik ini dirancang mencapai 5,5 meter hingga 7 meter pada bagian ujung yang paling rawan.
Teknis Pembangunan dan Pelurusan Alur Sungai
Untuk memaksimalkan perlindungan, pelaksana proyek turut membangun sembilan krib pengarah arus di sepanjang aliran sungai.

