TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Tanah Longsor di Ciomas Tutup Akses Jalan Kabupaten, Tidak Ada Korban Jiwa

×

Tanah Longsor di Ciomas Tutup Akses Jalan Kabupaten, Tidak Ada Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini
Tanah Longsor di Ciomas Tutup Akses Jalan Kabupaten, Tidak Ada Korban Jiwa
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Tanah longsor menutup total akses Jalan Kabupaten ruas Bantarkawung-Ciomas, di Desa Ciomas pada Rabu dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini, longsoran material menimbulkan hambatan bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Longsor terjadi setelah wilayah bagian selatan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

iklan

Curah hujan yang terus menerus ini menyebabkan tebing di lahan Perhutani Petak 62 A runtuh.

Material longsor sepanjang 9 meter dengan tinggi 7 meter menutup seluruh badan jalan, mengakibatkan akses transportasi terputus sementara.

Laporan awal mengenai kejadian ini diterima dari Riswana, seorang relawan Bagana, yang berdomisili di Ciomas.

Ia melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa, luka-luka, maupun kerusakan properti yang signifikan akibat peristiwa tersebut.

Selain itu, tidak ada pengungsi yang diungsikan karena dampak langsung longsor ini.

Setelah laporan diterima, tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (SATGAS-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung melakukan asesmen di lokasi kejadian.

Proses evakuasi material longsor dimulai pada pukul 06.00 WIB, melibatkan kerja sama antara SATGAS-PB, relawan, dan masyarakat setempat.

Dalam waktu sekitar dua jam, tepatnya pada pukul 08.00 WIB, material longsor berhasil disingkirkan, dan jalan dapat digunakan kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Koordinasi yang baik antara tim relawan, masyarakat, dan pihak terkait memungkinkan proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kami mengutamakan keselamatan serta kelancaran akses transportasi masyarakat,” ujar Kades Ciomas, Poniran.

BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati selama musim hujan yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa waktu ke depan.

“Kami meminta warga, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, untuk selalu memantau informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana seperti tanah longsor atau banjir,” ungkap perwakilan BPBD .

Pihak BPBD juga mengimbau kepada pemerintah desa untuk lebih aktif dalam menyosialisasikan potensi bahaya kepada masyarakat, terutama di kawasan perbukitan atau sekitar tebing yang rawan longsor.

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P