Wisata Tuk Sirah Pemali Kini Tawarkan Edukasi Peternakan
Portal Pantura, Brebes – Wisata Tuk Sirah Pemali di Brebes terus berbenah. Tak hanya dikenal dengan udara sejuk dan sumber air alaminya, destinasi ini kini menghadirkan terobosan baru yang unik: peternakan edukatif berbasis ketahanan pangan.
Pengelola wisata, Bagus Handoko, menjadi sosok di balik inovasi ini. Ia menggagas Peternakan Ketapang, sebuah program yang menggabungkan potensi wisata alam dengan aktivitas ekonomi produktif masyarakat desa.
“Tujuan kami bukan hanya berbisnis. Kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi warga sekitar,” ujar Bagus Handoko, Minggu (12/10/2025). “Peternakan ini juga menjadi bagian dari dukungan kami terhadap program pemerintah dalam ketahanan pangan nasional.”
Sinergi Wisata dan Ketahanan Pangan
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional lewat pemberdayaan masyarakat desa, khususnya di sektor peternakan sapi dan kambing.
Bagus mengelola berbagai jenis kambing seperti Kambing Jawa, Sakub, dan beberapa jenis unggulan lainnya. Menariknya, pengunjung bisa langsung menyaksikan proses pemeliharaan hewan ternak hingga tahap penyajian.
Peternakan Ketapang juga menyediakan layanan aqiqah (kekah) dengan harga terjangkau. Daging hasil aqiqah bisa langsung dimasak dan dinikmati di area wisata Tuk Sirah Pemali. Konsep ini membuat wisatawan tak hanya menikmati panorama alam, tapi juga merasakan pengalaman kuliner khas desa.
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Program ini tak sekadar bisnis. Lebih dari itu, Peternakan Ketapang menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Pengunjung, terutama pelajar, dapat belajar tentang pengelolaan peternakan, pakan alami, dan konsep ekonomi sirkular di pedesaan.
“Dengan adanya peternakan di kawasan wisata ini, ekonomi warga jadi lebih hidup. Selain sektor pariwisata, ada tambahan dari hasil ternak,” kata Fatoni, salah satu peternak lokal yang terlibat langsung dalam program ini.
Selain membuka lapangan kerja baru, program ini juga membantu meningkatkan keterampilan warga dalam bidang peternakan modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal.
Angkat Kearifan Lokal Brebes
Salah satu daya tarik unik dari Peternakan Ketapang adalah penggunaan ran kuda sebagai alat transportasi hasil ternak. Tradisi ini dipertahankan untuk menjaga kearifan lokal serta memperkuat identitas budaya pedesaan Brebes.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi atraksi menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana pedesaan yang autentik.
Harapan Jadi Model Nasional
Bagus berharap inisiatif Peternakan Ketapang bisa menjadi contoh integrasi wisata dan ketahanan pangan di tingkat nasional. Ia juga mengajak pemerintah desa dan masyarakat untuk terus mendukung program ini agar dapat berkembang lebih luas.
“Jika wisata dan peternakan bisa berjalan seimbang, desa akan mandiri secara ekonomi dan pangan,” jelasnya.
Dengan konsep sinergi antara wisata, peternakan, dan edukasi, Tuk Sirah Pemali kini menjelma menjadi ikon baru pemberdayaan ekonomi desa di Kabupaten Brebes.
Ikon Baru Desa Wisata Berdaya
Inovasi ini menjadi bukti bahwa wisata alam tak melulu soal hiburan. Ketika dikelola kreatif, sektor ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus solusi ketahanan pangan.
Melalui Peternakan Ketapang, Tuk Sirah Pemali tidak hanya menampilkan panorama indah, tetapi juga menghadirkan model wisata berkelanjutan yang berpihak pada masyarakat.
Kini, Tuk Sirah Pemali tak hanya tempat untuk berlibur, tapi juga wadah untuk belajar, berbagi, dan menumbuhkan harapan baru bagi masa depan desa-desa di Brebes.***
Tim Redaksi
