Portal Pantura, Brebes – GOR Pagojengan, Paguyangan, menjadi saksi semangat 84 pelajar Brebes yang bertanding dalam Kejuaraan Taekwondo Pelajar se-Kabupaten Brebes 2025, Minggu (7/12/2025). Kompetisi ini digelar untuk mencari bibit unggul dan mendongkrak prestasi olahraga bela diri di tingkat pelajar.
Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, hingga SMA/SMK. Mereka bersaing dalam dua kategori utama: kyorugi (pertarungan) dan poomsae (seni gerak). Pertandingan yang dimulai pagi hari berlangsung sengit namun tetap sportif.
Antusiasme tidak hanya datang dari para atlet. Orang tua, pelatih, dan warga sekitar memadati venue untuk memberikan dukungan. Suasana kompetitif berpadu dengan semangat kebersamaan.
KONI Brebes Optimis Atlet Berprestasi
Ketua Umum KONI Brebes, Abdul Aris Assaad, menyampaikan harapan besar terhadap para atlet muda.
“Dengan berolahraga, atlet akan berprestasi dalam segala bidang,” ujar Aris dalam sambutannya.
Ia optimis kepemimpinan baru Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Brebes di bawah Dedi Anjar Priyanto akan membawa atlet lokal ke level lebih tinggi.
“Semoga atlet kita terus melejit hingga tingkat nasional dan internasional. Kuncinya adalah rajin berlatih dan menjaga sportivitas,” tambahnya.
Antusiasme Meningkat Setiap Tahun
Ketua Panitia Kejuaraan, Sabam Aji, mengungkapkan kompetisi ini sudah menjadi agenda rutin tahunan. Ia mencatat perkembangan positif dari segi jumlah peserta maupun kualitas teknik.
“Tahun ini diikuti 84 peserta. Kami bangga melihat antusiasme tinggi dan kualitas teknik yang semakin baik,” kata Sabam.
Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar ajang adu kemampuan. Lebih dari itu, kompetisi menjadi sarana mempererat persaudaraan antarpelajar dan menumbuhkan budaya berprestasi.
Pembinaan Sejak Dini Jadi Prioritas
Ketua Pengcab TI Brebes, Dedi Anjar Priyanto, menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia muda. Ia meyakini taekwondo tidak sekadar mengajarkan teknik bertarung.
“Taekwondo juga menanamkan disiplin, sportivitas, dan pembentukan karakter,” jelasnya.
Untuk memajukan taekwondo di Brebes, Dedi merencanakan sejumlah langkah strategis. Salah satunya menambah jumlah pelatih bersertifikat.
“Kami akan memperbanyak pelatih berkualifikasi agar pembinaan atlet lebih optimal,” ungkapnya.
Dedi juga mengungkapkan rencana pembangunan fasilitas latihan baru. Fasilitas ini akan dibangun di wilayah selatan atau utara Brebes untuk mempermudah akses latihan.
“Dengan fasilitas memadai, lebih banyak anak muda bisa berlatih taekwondo tanpa kendala jarak,” ujarnya.
Harapan Lahirkan Atlet Berprestasi
Dukungan penuh dari KONI, Pengcab TI, dan berbagai pihak menjadi modal penting perkembangan taekwondo Brebes. Semua berharap pembinaan sistematis akan melahirkan atlet-atlet berbakat.
Target jangka panjangnya adalah menghasilkan taekwondoin yang mampu bersaing di kejuaraan nasional hingga internasional. Dengan komitmen pembinaan dan infrastruktur yang terus diperbaiki, mimpi ini bukan lagi sekadar wacana.
Kejuaraan Taekwondo Pelajar Brebes 2025 membuktikan bahwa benih-benih prestasi sudah tertanam. Tinggal bagaimana semua pihak terus menyirami dan merawatnya hingga tumbuh menjadi pohon besar yang membanggakan.***
Tim Redaksi
