TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Ekonomi

6 Faktor Utama yang Menentukan Harga Emas di Pasar Global

×

6 Faktor Utama yang Menentukan Harga Emas di Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi emas. Foto: Michael Steinberg/pexels.
Ilustrasi emas. Foto: Michael Steinberg/pexels.
IKLAN
Ukuran teks

3. Tingkat Inflasi Global

Inflasi tinggi mendorong investor memburu emas. Ketika harga barang naik, daya beli uang menurun. Emas dianggap mampu melindungi kekayaan dari erosi nilai mata uang.

Data historis menunjukkan harga emas cenderung naik saat inflasi melonjak. Tahun 1970-an dan awal 1980-an menjadi bukti nyata ketika inflasi tinggi mendorong harga emas ke rekor tertinggi.

Namun saat inflasi terkendali dan ekonomi stabil, investor beralih ke saham atau aset produktif lain. Permintaan emas bisa menurun dalam periode ini.

4. Dinamika Permintaan dan Pasokan

iklan

Hukum ekonomi dasar tetap berlaku untuk emas. Permintaan tinggi dengan pasokan terbatas akan menaikkan harga.

Beberapa sektor utama yang menyerap emas:

  • Industri perhiasan, terutama dari India dan China
  • Bank sentral berbagai negara sebagai cadangan devisa
  • Investor individu dan institusi
  • Sektor teknologi seperti elektronik dan kedokteran

Produksi tambang emas terbatas dan sulit ditingkatkan cepat. Ketika permintaan melonjak, harga langsung bereaksi naik.

Sebaliknya, jika tambang baru berproduksi besar sementara permintaan stagnan, harga bisa terkoreksi.

5. Sentimen dan Ketidakpastian Geopolitik

Emas disebut safe haven karena alasan kuat. Saat krisis melanda, investor global melarikan dana ke emas.

Perang, ketegangan politik, pandemi, atau krisis keuangan membuat emas diminati. Contohnya saat pandemi COVID-19 merebak pada 2020, harga emas menyentuh level tertinggi sepanjang masa.

Sebaliknya, ketika pasar saham menguat dan optimisme membaik, dana mengalir kembali ke aset berisiko. Harga emas bisa turun dalam periode ini.

Setyo

Terbaru dari Setyo