Portal Pantura – Harga sejumlah komoditas pangan di berbagai pasar tradisional terpantau bervariasi pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Lonjakan harga paling mencolok terjadi pada komoditas aneka cabai yang kian memberatkan konsumen.
Rincian Kenaikan Harga Aneka Cabai
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, harga rata-rata cabai rawit merah naik 3,39% atau setara dengan Rp3.450.
Kenaikan tersebut membuat harga komoditas pedas ini kini dibanderol mencapai Rp105.300 per kilogram.
Harga rata-rata cabai merah besar juga tercatat mengalami lonjakan signifikan sebesar 8,37% atau Rp5.700.
Dengan kenaikan itu, harga cabai merah besar di pasaran kini menyentuh level Rp73.800 per kilogram.
Tren serupa turut dialami oleh komoditas cabai merah keriting yang saat ini dibanderol Rp88.350 per kilogram.
Angka tersebut menunjukkan adanya tingkat kenaikan sebesar 7,22% dari periode sebelumnya.
Tidak ketinggalan, harga rata-rata cabai rawit hijau juga ikut terkerek naik sebesar 7,13%.
Kini, komoditas cabai rawit hijau berada di kisaran level harga Rp78.850 per kilogram.
Stabilitas Harga Beras dan Komoditas Daging
Beralih ke sektor karbohidrat, harga rata-rata beras kualitas bawah I dan bawah II terpantau stabil.
Masing-masing komoditas beras tersebut bertahan di level Rp14.900 per kilogram dan Rp14.700 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas medium I tercatat mengalami penurunan tipis sebesar 0,3% menjadi Rp16.600 per kilogram.
Sebaliknya, beras kualitas medium II justru terkerek naik 0,3% ke angka Rp16.450 per kilogram.
Untuk kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat turun 0,6% menjadi Rp41.250 per kilogram.
Adapun harga telur ayam ras segar menyusul turun tipis 0,34% di level Rp29.700 per kilogram.
Pantauan Harga Bawang dan Minyak Goreng
Komoditas bawang di pasar tradisional saat ini terpantau berada pada angka yang relatif stabil.
Harga rata-rata bawang merah ukuran sedang tercatat senilai Rp37.000 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang putih ukuran sedang di pasaran berada di level Rp38.650 per kilogram.
Beralih ke komoditas minyak goreng, jenis curah tetap bertahan di angka Rp20.400 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek I juga terpantau stabil pada harga Rp24.350 per kilogram.
Namun, minyak goreng kemasan bermerek II mengalami kenaikan tipis 0,21% mencapai Rp23.600 per kilogram.
Perkembangan Harga Gula Pasir
Komoditas penutup seperti gula pasir turut menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi.
Harga gula pasir kualitas premium tercatat naik 0,25% menjadi Rp20.450 per kilogram.
Sementara itu, harga gula pasir lokal mengalami kenaikan 0,26% atau berada di level Rp19.250 per kilogram.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok secara berkala melalui informasi resmi.***

