Portal Pantura – Pasar tradisional hari ini menunjukkan dinamika harga yang beragam pada sejumlah komoditas pangan pokok.
Data terbaru mencatat penurunan signifikan pada harga cabai dan bawang merah, namun konsumen harus bersiap merogoh kocek lebih dalam untuk daging ayam dan sapi.
Tren Harga Cabai dan Bawang Merah Melandai
Harga cabai rawit merah menjadi komoditas dengan penurunan harga paling tajam pada Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan data PIHPS Nasional Bank Indonesia, harga komoditas ini merosot 4,2 persen menjadi Rp58.150 per kilogram.
Tren penurunan serupa juga diikuti oleh cabai rawit hijau yang kini dijual di angka Rp52.100 per kilogram.
Harga cabai merah keriting pun turut terkoreksi 4,16 persen menjadi Rp47.250 per kilogram.
Di sektor bumbu dapur lainnya, bawang merah ukuran sedang turun sebesar 2,73 persen menjadi Rp44.550 per kilogram.
Bawang putih ukuran sedang juga mengalami sedikit penurunan harga sebesar 0,68 persen menjadi Rp44.050 per kilogram.
Harga Daging Ayam dan Sapi Kompak Naik
Berbanding terbalik dengan bumbu dapur, harga protein hewani justru menunjukkan tren kenaikan di pasar tradisional.
Daging ayam ras segar mencatat lonjakan harga sebesar 4,21 persen menjadi Rp38.350 per kilogram.
Harga daging sapi kualitas I dan II pun bergerak naik tipis masing-masing menjadi Rp150.500 dan Rp142.350 per kilogram.
Stabilitas Harga Beras dan Gula
Di sisi lain, komoditas beras cenderung stabil di berbagai kualitas pada perdagangan hari ini.
Beras kualitas bawah I tetap dipatok di harga Rp14.700 per kilogram.
Beras kualitas medium dan super juga sebagian besar bertahan di angka stabil, meski beras bawah II mengalami kenaikan tipis.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir lokal masih tertahan di harga Rp19.100 per kilogram.***

