3 Penyebab Utama Penolakan KUR BRI
1. Catatan Hitam di SLIK OJK
Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat seluruh riwayat pinjaman seseorang. Jika terdapat kredit macet atau tunggakan yang belum lunas, pengajuan hampir pasti ditolak.
Bank akan memeriksa skor kredit Anda secara menyeluruh. Riwayat buruk di lembaga keuangan mana pun akan terdeteksi sistem ini.
Solusinya: Selesaikan semua kewajiban kredit sebelumnya. Pastikan status kredit Anda kembali lancar sebelum mengajukan KUR BRI.
2. Usia Usaha Belum Cukup
BRI mewajibkan usaha berjalan minimal enam bulan untuk KUR Mikro dan KUR Kecil. Ketentuan ini membantu bank menilai stabilitas usaha dan kemampuan pengelolaan keuangan peminjam.
Banyak pengusaha baru mengabaikan syarat ini. Mereka langsung mengajukan tanpa menunggu usaha mencapai usia minimal yang ditetapkan.
Solusinya: Ajukan KUR Super Mikro jika usaha masih baru. Alternatif lain, tunggu hingga usaha memenuhi ketentuan enam bulan berjalan.
3. Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Valid
Kelengkapan administrasi menjadi faktor krusial penilaian kredit. Kesalahan pada KTP, Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Berusaha (NIB), atau surat keterangan usaha sering menyebabkan penolakan.
Data yang tidak sesuai atau dokumen kedaluwarsa akan langsung ditolak sistem. Bank sangat ketat dalam verifikasi dokumen untuk menghindari risiko kredit.
Solusinya: Periksa ulang semua dokumen sebelum mengajukan. Pastikan data terisi sesuai kondisi sebenarnya dan masih berlaku.
Syarat Wajib Pengajuan KUR BRI 2026
Calon peminjam harus memenuhi persyaratan dasar berikut:

